DPD PDI Perjuangan Banten meminta agar suksesi pergantian Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel segera dilakukan dan ditetapkan. Lantaran perhelatan Pemilihan Gubernur Banten bakal tidak berlangsung lama lagi.
Selain itu mereka juga menganggap supaya konsolidasi Rano-Embay sebagai pasangan calon gubernur yang diusung partai banteng moncong putih tidak pecah untuk di wilayah Tangsel.
Ketua DPD PDI Perjuangan Banten Sukira mengatakan, persoalan di Kota Tangsel memang menjadi perhatian pihaknya. Namun, ia tidak larut untuk memikirkan kondisi di sana.
Apalagi kepengurusan berjalan seperti biasa, tidak ada yang berbeda. Hanya saja, pelaksana tugas tidak bisa menjabat lama-lama. Sudah harus ada suksesi pergantian di DPC Kota Tangsel.
”Saya sudah komunikasikan agar masalah Tangsel bisa segera rampung. Jangan lama-lama. Harus ada ketua definitif,” katanya, Kamis (20/10) kemarin.
Meski masih pelaksana tugas, ia meyakini tidak akan mengganggu persiapan buat pemenangan Rano-Embay. Apalagi mesin partai kini sudah mulai bergerak untuk mensosialisasikan sang petahana.
Sukira mengungkapkan, persoalan di Tangsel tidak mengganggu kesolidan PDI Perjuangan menyongsong pesat demokrasi. Semua tahapan sudah mulai digarap, dari rapat kerja, sosialisasi hingga pemantapan pemenangan.
”Semua telah berjalan terus kok. Termasuk di Tangsel yang juga kita mantapkan,” katanya.
DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel terjadi pergeseran ketua. Dimana Tubagus Bayu Murdani dibebastugaskan sebagai Ketua DPC sejak 11 Agustus 2016.
Anggota DPRD Kota Tangsel ini diberhentikan karena tidak mengikuti instruksi partai saat Pilkada Tangsel 2015 lalu. Tak hanya ketua DPC yang dicopot, jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD juga ikut digeser.
Untuk sementara Ketua DPC dijabat pelaksana tugas (Plt) dr Riyo Kristian Utomo. Ia diberikan tugas untuk melaksanakan suksesi pimpinan sesegera mungkin. Termasuk menyerahkan nama ketua DPC dan nama untuk mengisi posisi Wakil Ketua DPRD yang ditinggalkan Tubagus Bayu Murdani.
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan dr Rito Kristian Utomo mengatakan, saat ini persiapan pergantian pimpinan DPC sudah mulai dilakukan. Pihaknya masih menjaring siapa nama-nama yang akan terpilih.
”Kalau melihat aturannya, tiga bulan saya diberi waktu untuk melakukan suksesi,” ungkapnya.
Siapa nama-nama yang akan jadi ketua, ia belum mau mengumumkan. Jika melihat ketentuan, minimal DPC menyerahkan dua nama ke DPD untuk kemudian dikomunikasikan ke DPP.
”Aturannya dua nama untuk diberikan ke DPD. Nanti DPP yang menentukan nama ketua,” katanya. (herman/deden)







