Jakarta, PenaMerdeka – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya menegaskan kalau pihaknya saat ini sudah melakukan sejumlah persiapan terkait penghapusan gerbang tol di Karang Tengah. Dikatakan Menhub kondisi gerbang tol Karang Tengah mengakibatkan bercampurnya lalulintas dalam dan luar kota,
“Berbeda dengan di Cikarang, posisi gerbang tol di Karang Tengah ini sangat dalam, artinya sangat dekat dengan pusat kota sehingga mengakibatkan bercampurnya arus lalu lintas dalam kota dan luar kota,” katanya saat menghadiri koordinasi lalulintas menjelang liburan hari Natal dan tahun baru bersama Pemkot Tangerang dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) di Kantor Jasamarga, Tangerang, Senin (12/12).
Menurut Menhub sejatinya mendistribusikan pintu keluaran tidak di Karang Tengah saja tetapi di outlet-outlet yang lain bisa digunakan misalkan bisa dipindahkan ke Cikupa, Karawaci atau Alam Sutera.
Sebelum gerbang tol Karang Tengah dibongkar, Budi Karya juga memerintahkan kepada pihak Jasa Marga untuk melakukan manajemen lalu lintas karena kepadatan lalulintas pada hari libur Natal dan tahun baru akan meningkat.
“Sampai itu terlaksana pihak Jasa Marga akan membuat manajemen lalu lintas yang lebih baik,” tandasnya. (yuyu)






