Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

TKA Tangerang Raya Rawan Menyusup di Pilkada Banten

0 49

Banten,PenaMerdeka – Issu Tenaga Kerja Asing atau TKA Tangerang Raya asal China bisa menjadi momok Pilkada Banten, pasalnya potensinya dikabarkan dapat dimanfaatkan oknum supaya menyusup datang mencoblos kepada salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten.

Daerah Cilegon, Lebak disebutkan kota dan kabupaten di Banten yang rawan terhadap pekerja asing. Termasuk TKA Tangerang Raya banyak juga banyak yang ditemukan illegal.

Untuk kawasan Tangerang Raya selain wilayah industri yang bisa jadi memperkejakan pekerja asing namun kata Eka Satialaksmana, Koordinator Divisi Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Banten, bahwa Tangerang merupakan banyak yang dituju oleh warga luar.

“Tangerang Raya adalah daerah urban yang tinggi di Banten, berbatasan langsung dengan Ibu Kota Jakarta karena ada sektor jasa dan industri juga di sana. Makanya TKA Tangerang Raya potensinya bisa menjadi kendala bagi suksesnya penyelenggaraan Pilkada Banten kalau semua pihak tidak meminimalisir kesalahan,” ucapnya kepada PenaMerdeka.com, Selasa (10/1).

Sehingga daerah Tangerang Raya memang kita anggap wilayah yang rawan sebagai daerah yang mudah disusupi oleh para TKA. Maka dari itu kami mengingatkan kepada unsur KPU di wilayah kabupaten dan kota di Banten supaya selektif ketika mengeluarkan daftar pemilih tetap warga Banten.

“Begitu juga dengan Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota dan kabupaten harus seksama mengeluarkan surat keterangan (Suket) bagi warga yang belum tercatat sebagai hak pemilih 15 Febuari Pilkada Banten mendatang. Antsipasi terharhadap TKA Tangerang Raya,” kata Eka menegaskan.

Tetapi dalam Undang-undang sekarang ini sistem pengawasan sudah sampai ke tingkat TPS semenjak Pilkada serentak yang berlangsung pada 2015 lalu.

“Nanti ada Petugas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang mengawasi para calon pemilih. Apakah secara administrasi kependudukan sudah mengantongi atau belum sebelum mencoblos nanti akan diverifikasi oleh PTPS yang ada satu orang petugas di setiap TPS,” katanya menjelaskan.

Maka dalam Pilkada Banten Bawaslu dan jajarannya sampai ke tingkat desa kelurahan akan menurunkan Petugas TPS sebanyak 16495 orang sesuai dengan jumlah total TPS di Banten.

1.Kota Cilegon (8 kecamatan ; 43 kelurahan/desa ; 622 TPS)
Jumlah pemilih 281.369 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 141.789 & pemilih perempuan 139.585
2. Kota Serang (6 kecamatan ; 66 kelurahan/desa ; 959 TPS)
Jumlah pemilih 455.291 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 230.587 & pemilih perempuan 224.704
3. Kota Tangerang (13 kecamatan ; 104 kelurahan/desa ; 2.468 TPS)
Jumlah Pemilih 1.127.917 orang, terdiri dari pemilih laki-laki: 567.445 & pemilih perempuan 560.469
4. Kota Tangerang Selatan (7 kecamatan ; 54 kelurahan/desa ; 2.205 TPS)
Jumlah pemilih 881.382 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 437.448 & pemilih perempuan 443.934
5. Kabupaten Lebak (28 kecamatan ; 345 kelurahan/desa ; 1.817 TPS)
Jumlah pemilih 936.428 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 478.102 & pemilih perempuan 458.326
6. Kabupaten Pandeglang (35 kecamatan ; 339 kelurahan/desa ; 1.903 TPS)
Jumlah pemilih 920.320 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 467.423 & pemilih perempuan 452.897

7. Kabupaten Serang (29 kecamatan ; 326 kelurahan/desa ; 2.181 TPS)
Jumlah pemilih 1.109.495 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 561.328 & pemilih perempuan 548.167.
8. Kabupaten Tangerang (29 kecamatan ; 274 kelurahan/desa ; 4.385 TPS)
Jumlah pemilih 2.022.286 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 1.023.622 & pemilih perempuan 998.664
Dengan demikian ada 7.734.485 orang pemilih pada Pilkada Banten 2017 dari 4 kabupaten dan 4 kota yang meliputi 155 kecamatan, 1.551 kelurahan dan 16.540 TPS di seluruh Provinsi Banten.
Adapun jumlah total pemilih laki-laki sebanyak 3.907.744 orang, dan pemilih perempuan sebanyak 3.826.746 orang. (wahyudi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...