Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Target 15 Juta Wisatawan Mancanegara, Menhub Berikan Dukungan Penuh

0 24

JAKARTA, PenaMerdeka – Tahun ini pencapaian target 15 juta wisatawan mancanegara mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal itu bertujuan untuk meningkatkan pendapatan nasional.

Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan mengatakan, saat ini pariwisata menjadi salah satu sokongan untuk peningkatan pendapatan nasional. Sebab itu perlu juga dukungan dari semua pihak.

“Salah satunya yaitu, transportasi yang menjadi hal penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata,” ujar Budi Karya, Senin (20/2)

Menurutnya, untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus mempermudah wisatawan mancanegara yang ingin berlibur ke Indonesia, Kementerian Perhubungan saat ini sudah melakukan beberapa pengembangan bandara. Seperti, Bandara Hanandjoeddin di Tanjung Pandan yang kini menjadi bandara Internasional dan juga pengembangan Bandar Udara Sibisa di Parapat untuk mempermudah wisatawan yang ingin liburan ke Danau Toba.

Sementara, untuk Bandara Internasional Yogyakarta bakal segera dimulai pembangunannya. Tahun depan diharapkan Bandara Ahmad Yani Semarang dapat beroperasi.

Bandara Supadio Pontianak lanjut Budi, bakal diresmikan pada tahun ini serta Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya juga bakal diresmikan di akhir tahun ini. Sementara Bandara Syamsudin Noor yang ada di Banjarmasin akan rampung tahun 2018.

Disamping itu, dalam rangka memepermudah akses wisatawan Mancanegara yang ingin ke Bromo, Tengger dan Semeru Menhub juga melakukan pengembangan di Bandara Abdul Saleh Malang serta pengembangan Bandara Pitu untuk mendukung wisatawan yang hendak berlibur ke Morotai.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah memberikan dukungan pembangunan Bandara dengan mengunakan anggaran daerahnya sendiri.

“Seperti Pemerintah daerah Banyuwangi, Papua, dan Jawa Barat. Sehingga dana Kementerian Perhubungan yang terbatas dapat digunakan di pembangunan lainnya,” ungkapnya.

Perkembangan jumlah penumpang udara Kata Budi Karya, meiliki peningkatan yang signifikan disetiap tahunnya. Sehingga di beberapa bandara seperti di Jakarta, Yogyakarta dan semarang terjadi kemacetan.

“Pada tahun 2016 mencapai 89,3 juta untuk domestik dan 23,4 juta untuk internasional, Saya minta pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terkait untuk berkomunikasi dengan baik agar dapat memberikan tingkat pelayanan yang baik. Di awal tahun 2019, semua bandara diharapkan sudah selesai dan semoga tidak ada lagi kemacetan,” harapnya.

Kalau dilihat dari sektor perkembangan tranportasi tersebut tambah Budi Karya, mustahil kalau tidak akan berimbas pada kunjungan pariwisata baik dari Dalam Negeri maupun Luar Negri.

“Dengan semakin meningkatnya pilihan rute dan frekuensi penerbangan akan memudahkan masyarakat untuk mengatur rencana perjalanannya sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perjalanan wisatawan ¬†Mancanegara maupun domistik ,” tukasnya.

Selain itu, Budi Karya juga meminta pada seluruh pemerintah daerah supaya dapat memkamulumi terkait pelayanan maskapai penerbangan yang tidak di semua bandara ada.

“Tidak semua daerah harus langsung ke Jakarta atau Bali karena itu membuat slot penerbangan Jakarta dan Bali berkurang sehingga slot maskapai asing untuk masuk ke Jakarta dan Bali yang merupakan pintu masuk ke Indonesia menjadi berkurang,” ujarnya.

Sepertihalnya Budi Karya berikan contoh, dari Kota – Kota kecil di Kalimantan dihubungkan dulu ke Kota Besar. Lalu baru ke Jakarta atau Bali.

Keberhasilan Kementrian Perhubungan bukan hanya dengan banyaknya mengeluarkan regulasi. Namun, justru mengurangi regulasi supaya lebih baik, meningkatkan jumlah penumpang serta tidak ada keluhan dari masyarakat.

“Paradigma ini harus diikuti oleh pemerintah daerah yang harus memberikan pelayanan yang baik tanpa mengesampingkan keselamatan dan keamanan,” terangnya.

Sementara untuk menarik maskapai menerbangi suatu rute, pihaknya telah memberikan penawaran slot dan memberikan arahan kepada PT Angkasa Pura agar memberikan stimulus pada maskapai asing yang baru memberikan pelayan penerbangan ke Indonesia untuk membebaskan tarif mendaratnya.

“Hal itu sudah dilakukan tapi masih kurang menarik, berarti apa yang kurang menarik, kotanya atau paket wisatanya,” katanya

Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menjelaskan, Setelah pembangunan landasan pacu ketiga di Bandara Soekarno Hatta selesai. Kini dapat melayani 110 slot dari seblumnya dengan dua landasan pacu yang hanya melayani 86 slot persatu jam.

“Ruang besar tersebut bertujuan untuk maskapai asing dapat masuk ke Jakarta,” pungkasnya. (yuyu/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...