Gelar Seminar, PWI : Uji Kompetensi Wartawan Penting untuk Tekan Konflik

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Profesi wartawan kendati dilindungi oleh Undang-undang tetapi dilapangan ketika mencari berita harus mengantongi standar Uji Kompetensi Wartawan supaya dapat menjungjung etika jurnalis.

Saat menggali informasi kata Firdaus, Ketua PWI Provinsi Banten, seorang wartawan dilarang menakut-nakuti apalagi mengancam narasumber.

Apa yang ditulis atau disampaikan di media menurut Firdaus yang juga sebagai nara sumber dalam acara Seminar Sosialisasi UU Pers dalam Persepektif Informasi Publik yang berlangsung di Ruang Al-Amanah, Pusat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pada Kamis (23/2) lalu menyebut harus sesuai data dan fakta, sehingga tidak menimbulkan konflik baru.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kompetensi para wartawan, PWI terus berupaya meningkatkan kemampuan para awak media. Contohnya dengan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kalau semuanyua sudah dibekali UKW, seharusnya tidak ada kuli tinta yang tidak professional. Apalagi bisa membuat takut para guru atau kepala sekolah,” imbuhnya kepada peserta seminar yang digagas PWI bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Dalam acara yang dihadiri oleh Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Walikota Tangerang Sachrudin diketahui melibatkan ratusan kepala sekolah sebagai peserta juga dihadiri Abduh Surahman selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang tersebut Firdaus menghimbau kepada para jurnalis supaya konsisten melakukan perbaikan, meningkatkan profesionalisme dan menjaga kode etik.

Sementara Fahmi, Ketua PWI Kota Tangerang dalam sambutannya mengatakan, pihaknya akan terus berinovasi dan meningkatkan profesionalisme para wartawan khususnya yang tergabung dalam PWI.

“Salah satu cara kami yaitu dengan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan agar para pewarta dapat tersertifikasi,” katanya menjelaskan.

Seorang wartawan, lanjut Fahmi, harus mempunyai kompetensi, karena tugas jurnalis adalah menyampaikan informasi yang benar serta bisa membedakan antara fakta dan opini.

Wartawan harus tahu banyak tentang berbagai hal, sehingga dapat menyampaikan data dan fakta kepada masyarakat dengan adil dan berimbang.

Fahmi dalam sambutan pembukaan acara menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tangerang karena rangkaian kegiatan HPN dan HUT Kota Tangerang yang disusul dengan acara seminar telah mendorong adanya pencerahan antara pihak sekolah dan wartawan di Kota Tangerang.

Terutama menurutnya dalam kaitan membangun informasi dan publikasi pendidikan.

“Guru dan wartawan harus satu perspektif untuk membangun pendidikan di Kota Tangerang. Maka itu kedepan PWI Kota Tangerang juga akan giat membekali pengurus dan anggotanya dengan Uji Kompetensi Wartawan,” tandasnya menjelaskan. (herman)

Disarankan
Click To Comments