Korban Penamparan Oknum Polisi di Tugu Adipura Tangerang Lapor Komnas HAM

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Kokom Komalawati, Ketua Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) Kota Tangerang menyesalkan atas perbuatan yang tidak menyenangkan oleh salah satu anggota Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota terhadap Sekjen GSBI Emelia Yanti pada saat menggelar aksi demo di Tugu Adipura, Babakan, Kota Tangerang, Minggu (09/4) pagi.

Pasalnya, pembubaran paksa yang dilakukan oleh beberapa petugas dari Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota dan Satpol PP Kota Tangerang dengan cara merampas beberapa poster serta membentak massa yang sebagian besar kaum hawa itu menjadi penyulut cekcok kedua kubu.

“Kami menyesalkan anggota kepolisian itu yang telah menggampar  sekjen kami saat menggelar demontrasi di Tugu Adipura pagi tadi, seharusnya sebagai anggota polisi bisa menjaga masyarakatnya bukan malah mendzolimi masyarakatnya,” ungkap Kokom kepada PenaMerdeka.com, Minggu (09/04) sore melalui sambungan telepon selulernya.

Ia juga menjelaskan, bahwa aksi demontarasi di Tugu Adipura yang dilakukan oleh anggotanya itu jelas tidak melanggar Undang-undang maupun Peraturan Walikota. Dimana Perwal No 2 Tahun 2017 yang dikeluarkan oleh Walikota Tangerang itu tidak singkron dengan Undang-undang No 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat. Jadi kata Kokom ini merupakan sebuah tindakan diskriminasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Tangerang maupun aparat Kepolisian.

“Kami menilai mereka hanya membela pengusaha saja, tapi tidak merasakan apa yang dirasakan oleh kami, karena dalam Undang-undang itu sudah jelas tidak ada poin yang mengatur tentang pelarangan melakukan demontrasi pada hari Minggu yang ada juga larangannya itu hanya hari besar keagamaan, jadi kalau petugas kepolisan mengacu pada aturan tersebut, ya sudah jelas salah,” ungkapnya.

Dengan adanya perlakuan kasar yang dilakukan oleh salah satu aparat Kepolisian tersebut ketika melakukan aksi demo di tugu adipura itu, pihaknya berencana bakal melaporkan kasus itu kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Besok kami akan melaporkan kasus ini kepada Komnas HAM mas,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut,Try Mulyani Kepala Bagian Humas Polres Metro Tangerang Kota menyesalkan atas perbuatan yang dilakukan oleh salah satu anggota Polres Metro Tangerang Kota itu.

“Saat ini Propam Polres sedang me;akukan pemeriksaan pada yang bersangkutan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Try. (herman)

Disarankan
Click To Comments