Zulfikar Demokrat

Kasus Penganiayaan Pemandu Karaoke Kades, Dituntut 3 Bulan Penjara

0

penganiayaan pemandu karaoke kades

KABUPATEN SERANG,PenaMerdeka – Nasib Mad Kusen, Kepala Desa (Kades) Parakan, Jawilan, Kabupaten Serang, menjelang Lebaran Idul Fitri tidak bisa nyenyak. Sebab Mad Kusen dituntut kurungan penjara lantaran tersandung kasus dugaan penganiayaan pemandu karaoke.

Kejadiannya memang beberapa bulan lalu, tepatnya pada akhir tahun (Selasa 20 Desember 2016). Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 22:00 setelah ia kedapatan terlibat melakukan dugaan penganiayaan bernama Rani Lee disalah satu tempat di Kota Serang.

Maka itu Mad Kusen dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Serang dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 351 ayat 1 KUHP, dan diberikan hukuman tiga bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Selamet dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Serang.

Saat itu sang pelapor yakni Rani Lee korban dalam kasus penganiayaan pemandu karaoke datang bersama rekan se profesinya Lidyia dan Berby.

Ketiganya pun ikut masuk ke ruangan tersebut. Dikabarkan saat itu Mad Kusen bersama teman-temanya berada di room karoke nomor 36 Grand Krakatau, Kota Serang. Namun ia merasa tidak puas atas pelayanan yang diberikan dari para pemandu lagu yang dipesannya.

Mad Kusen kesal lantaran minuman pesanan di room belum juga dituangkan ke gelas. Dan tanpa diduga, terdakwa memukul/menampar wajah Rani Lee yang menyebabkan luka.

Tak terima dipukul, Rani yang tercatat sebagai korban kasus dugaan penganiayaan pemandu karaoke lantas Polsek Cipocok Jaya melaporkan Kades Mad Kusen. (RA)

kanal partai gerindra
Baca Berita Lainnya
Puji Rahman Hakim Perindo

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

libero eget mattis tristique sed tempus quis, mi, risus. felis ut