Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Merasa Ditipu, Puluhan Jamaah Umroh dan Haji Plus di Tangerang Lapor Polisi

Jamaah Umroh dan Haji Plus di

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Puluhan jamaah umroh dan haji plus mendatangi Polres Metro Tangerang Kota untuk melaporkan atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh PT Jaya Mandiri Bersama Indonesia (JMBI), ada sekitar 20 jamaah yang melaporkan kasus penipuan tersebut

Hilmiwaton (46) salah satu korban mengatakan, bahwa pihaknya mengaku sudah menyetor uang sebesar Rp 30 juta untuk keberangkatan ia dan istrinya. Ia dijanjikan akan berangkat umroh pada 2015 lalu. Namun, hingga kini ia belum juga berangkat. Uang yang telah disetor pun tak jelas keberadaannya.

Bahkan dirinnya mengaku sudah melaporkan kasus ini bersama puluhan jamaah umroh lainnya pada Januari 2016 kepada Polres Metro Tangerang Kota. Namun, tidak di respon.

“Saya menyetor kepada salah seorang kepala sekolah SD Negeri di Kota Tangerang. Tapi sampai sekarang saya belum berangkat umroh juga. Ada kemungkinan ini penipuan,” ujar Hilmi Senin (18/09) saat ditemui di Mapolres Metro Tangerang Kota.

Hilmi jamaah umroh warga Tigaraksa Kabupaten ini mengaku duitnya yang disetorkan kepada salah satu kepala sekolah ini mengaku pernah berjanji akan mengembalikan uang jamaah yang sudah disetorkan.

“Kalau uang kami disetor, harusnya dia (kepsek-red) tidak perlu repot berjanji mengembalikan. Karena harusnya kantor JMBI lah yang bertanggung jawab,” terangnya.

Dari keterangan sejumlah korban mereka mengaku rata-rata tinggal di wilayah Tangerang. Dan ada juga beberapa wilayah lain di Banten, seperti Serang dan Pandeglang.

Hal senada juga diutarakan oleh Siti Masruroh jamaah umroh asal Tangerang ini mengaku bahwa dirinya telah membayar Rp 27 juta dari tahun 2014 lalu. Namun, hingga kini ia belum juga diberangkatkan.

“Orang mau ibadah kok di tipu. Mana, janjinya mau berangkat 2016, tapi sampe sekarang belum berangkat juga,” ujarnya dengan tegas. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan