Gempita Kabupaten Serang Minta Bupati Evaluasi Kinerja Kadis Pertanian

pelantikan panwascam

KABUPATEN SERANG,PenaMerdeka – Koordinator Daerah Gempita Kabupaten Serang, Daddy Hartadi minta Bupati Tatu Chasanah mengevaluasi kerja Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang.

Pasalnya Kadis Pertanian, Dadang Hermawan dianggap Dady, menghambat pergerakannya dalam membangun sektor pertanian yg melibatkan pemuda. kendati Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) itu lahir dari ‘rahim’ pemerintah.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sendiri telah memberi ruang supaya semua pihak termasuk Gempita Kabupaten Serang memperluas keterlibatan pemuda. Sebab dampakanya bakal mengurangi angka pengangguran.

“Gempita dipersulit untuk mendapatkan sarana pertanian. Buat mendapatkan tracktor pun masa kita harus bersitegang dahulu. Belum lagi soal Handsprayer dan alat tanam corn transplanter tidak ada kemudahan dari Dinas pertanian,” Kata Daddy.

Maka itu kata dia, Bupati Serang harus mengevaluasi kinerja Kadis Pertanian. Karena program yang sudah terprogram potensinya bakal tidak terealisasi. “Boro boro mendukung, bantuan yang ada pun dihambat. Evaluasi atau dimutasi saja supaya program lancar,” katanya.

Padahal Gempita hingga saat ini tercatat telah memberikan kontribusi lahan seluas 500 hektar yang ditanami jagung. Dan akan melakukan panen perdana seluas 10 Hektar pada 16 November 2017 nanti.

Menurut Daddy, bantuan tracktor roda 4 dan handsprayer dari Kementrian terkait diperuntukan untuk Gempita Kabupaten Serang, lalau kenapa dihambat.

Mekanisme telah ditempuh sejak 2 bulan yang lalu sesuai arahan Kementrian melalui direktorat Prasarana dan Sarana pertanian Kementrian Pertanian.

“Sudah kirim surat tapi mengaku hilang suratnya,kita ajukan peminjaman handsprayer pun dibilang tidak ada, padahal saat itu kita tau banyak handsprayer menumpuk di gudang alsintan,” ujarnya.

Kalau seperti iini lanjut Daddy, bahaya buat percepatan pembangunan pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Serang.

“Karena Kabupaten Serang untuk perluasan areal tanam jagung tidak memenuhi target. Target 10 ribu hektar yangg diberikan kementrian pertanian hanya dipenuhi 3 ribu hektar,” ucapnya menegaskan.

Itupun Gempita Kabupaten Serang telah menyumbangkan seluas 500 hektar. Dinas Pertanian sendiri sebelumnya dengan capaian seperti itu memacu kami untuk mencanangkan Kabupaten Serang perluasan wilayah penghasil jagung sekitar 2900 hektar dari lahan tidur. (fred)

Disarankan
Click To Comments