Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Penyidik KPK Usut Aliran Dana Kasus e-KTP

0
kasus e-KTP
Febri Diansyah, juru bicara (jubir) KPK mengatakan penyidik terus memperdalam kasus Setnya Novanto.

JAKARTA,PenaMerdeka – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran dana terkait kasus (e-KTP) atau korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto.

Menurut Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah, penyidik terus mengintensfikan penyidikan kasus yang menimpa Setya Novanto tersebut.

Dalam penyidikan, didalami juga mengenai pembentukan dan kepemilikan sejumlah perusahaan tersangkut  Setnov dan keluarganya. Selain itu, nilai kerugian negara atas kasus e-KTP yang masuk kategori keuntungan yang diperoleh dan dinikmati Setnov.

“Sampai ini kita belum bicara soal ada atau tak soal dugaan TPPU (tindak pidana pencucian uang-red). Namun, aspek-aspek keuangan dan aliran dana menjadi bagian yang untuk kita cermati di dalam kasus ini,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, saat di konfirmasi kembali.

Untuk penerapan dugaan TPPU terhadap tergantung proses dan hasil penyidikan tersebut. Kami masih fokus untuk mengumpulkan bukti-bukti yang lebih kuat pada proses tipikor (tindak pidana korupsi) yang akan kita mulai penyidikannya beberapa waktu lalu,” lanjutnya.

Febri akui bukti penerimaan transfer uang oleh orang-orang dekat atau dikenal dekat dengan Setnov yang sudah terungkap dalam persidangan terdakwa Direktur Utama PT Cahaya Wijaya Kusuma yang juga menjabat Direktur PT Murakabi Sejahtera Andi Agustinus alias Andi Narogong alias Asiong.

“Diduga ada sejumlah pihak yang sudah menerima aliran dana kasus e-KTP baik dengan perantara, (atau) langsung, ada juga yang dengan cara-cara tertentu. Itu menjadi bagian penting bagi KPK agar lakukan penelusuran lebih lanjut lagi,” tambah Febri. (PenaMas)