Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Wagub : Dorong Anak Minat ke Sekolah Berpola Mutu, Akan Mecerdaskan Banten

0

BANTEN,PenaMerdeka – Disebutkan karena partisipasi minat ke sekolah anak di Provinsi Banten tergolong rendah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kata Andika Hazrumy, Wakil Gubernur (Wagub) Banten, tentunya ada siasat dengan mendorong program partisipasi sekolah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dalam acara peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (23/8/2017).

“Data BPS, angka partisipasi minat ke sekolah anak masih rendah, sedangkan wajib belajar 12 tahun harus kita penuhi. Yang paling rendah di Lebak, rata-rata hanya sampai SD,” ujar Andika.

Karena itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten, menurut Andika, salah program prioritasnya adalah peningkatan kualitas pendidikan di Banten dengan sejumlah strategi. “Kami ingin anak-anak di Banten bisa sekolah bemutu pendidikan tinggi,” kata Andika.

Dalam kesempatan tersebut, Andika pun mengajak kepada orang tua untuk ikut serta selain memperhatikan minat ke sekolah, tetapi ini akan berpengaruh kepada tumbuh kembang anak di Banten. Sebab menurutnya, orang tua memiliki peranan penting dalam menentukan tumbuh kembang anak.

“Kita perlu bersama-sama memperhatikan tumbuh kembang anak-anak Banten sebagai generasi penerus bangsa. Anak Banten merupakan masa depan Banten,” ujar Andika.

Selain terkait hak bermain anak-anak, Andika menilai, bermain merupakan salah satu wahana pembelajaran bagi anak-anak.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AK2B) Provinsi Banten Siti Maani Nina mengungkapkan, dunia anak merupakan dunia bermain. Melalui bermain itu, minat ke sekolah untuk belajar sebagai anak.

Dalam bermain lanjut Nina, selain bersenang-senang, anak-anak pun mempelajari banyak hal, belajar bersosialisasi, belajar kebersamaan, gotong royong dan lain-lain.

Tiga kabupaten/kota di Banten pun saat ini sudah masuk penilaian kota layak anak tahun 2017. Ketiga kota tersebut yakni, Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Program ini nantinya akan mendorong minat ke sekolah mereka. Ketiga kota tersebut dinilai telah memenuhi lima cluster dalam penilaian kota layak anak. “Banten pun saat ini sudah mempunyai duta anak. Bahkan Banten akan berpartisipasi di hari anak nasional dengan mengutus delapan duta anak,” pungkasnya. (advertorial)