Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Warga New York Demo, Bela Gadis Palestina Penampar Tentara Israel

0 72

NEW YORK,PenaMerdeka – Ratusan warga New York, Amerika Serikat (AS) berkumpul di New Grand Central Terminal. Mereka memprotes penahanan Ahed Tamimi, seorang gadis Palestina yang diduga sebagai pelaku penampar tentara Israel.

Seperti diketahui, gadis 16 tahun itu ditangkap pasukan Israel pada 19 Desember 2017 silam lantaran aksi menampar wajah tentara Israel itu tertangkap kamera hingga jadi sorotan dunia internasional.

Ahed, gadis Palestina itu kini menjadi ikon baru perjuangan negaranya atas pendudukan tentara Israel. Namun demikian, derita yang dialami Ahed juga tidak sampai disitu, sebab dikabarkan sejumlah media internasional berimbas juga kepada keluarganya.

Tidak hanya Ahed Tamimi, anggota keluarganya pun ditangkap pasukan Israel karena saat demonstrasi menentang pendudukan di wilayah Tepi Barat, Palestina.

Aksi demontrasi warga New York juga dimanfaatkan bukan untuk kasus penahanan Ahed Tamimi, mereka mengharapkan supaya dunia juga menyoroti penahanan kasus pada anak di Amerika Serikat dan belahan negara lain.

Para demonstran meneriakkan berbagai ungkapan agar membela remaja Palestina itu segera dibebaskan. Berbagai atribut juga digaungkan dalam aksi demonstrasi itu diantaranya “Dari Brooklyn ke Palestina, Pendudukan adalah Sebuah Kejahatan”, “Dari Palestina ke Filipina”, “Hentikan Mesin Perang AS” serta sejumlah kata umpatan yang lainnya juga dimuat dalam demonstrasi.

Joe Catron selaku Koordinator AS untuk Samidoun Palestinian Prisoner Solidarity Network, mengungkapkan, arti penting dari demonstrasi yang dilakukannya bersama warga New York adalah penangkapan kepada gadis Palestina Ahed Tamimi yang boleh disebut bocah kecil.

Melansir dari Al Arabiya Catron menyebutkan, perbuatan tentara Israel sangat tidak masuk akal jika mengacu bahwa usia Ahed Tamimi diduga lebih tua dari yang dia klaim.

“Ia (Ahed) sangat belia, ketimbang usia Ahed yang diklaim sudah dewasa.”

“Karena negara Israel sudah mengendalikan pendaftaran populasi Palestina, mereka tahu persis berapa umur semua orang yang ada di sana,” ujarnya.

Catron dan warga New York lainnya menyayangkan nasib gadis Palestina itu yang akan merayakan ulang tahun yang  ke-17 berada di dalam penjara Israel yang kejam. (uki/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...