PT Pertamina Persero Putuskan Harga BBM Nonsubsidi Naik

JAKARTA,PenaMerdeka – PT Pertamina (Persero) sudah memutuskan untuk kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, seperti pertamax, pertamina dex, hingga dexlite. Kenaikan harga tersebut berlaku mulai dari kemarin tanggal 24 Februari 2018.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menjelaskan, bahwa kenaikan harga ini berlaku untuk jenis bahan bakar umum (JBU) atau pertamax series.

Kenaikan atau perubahan harga BBM Nonsubsidi ini memang sudah diatur berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM, dan Pasal 4 Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

“Iya, yang naik hanya jenis bahan bakar umum (JBU) yaitu pertamax series dan dex series. Itu sudah sesuai dengan Keppres 191/2014,” ujarnya, Minggu (25/2/2018).

Menurutnya, keputusan untuk menaikkan harga ini juga karena terus meningkatnya harga minyak mentah di dunia. Harga minyak mentah dunia juga mengalami lonjakan kenaikan.

Dilansir dari laman resmi Pertamina, kenaikan harga sekitar Rp300 hingga Rp600 per liter. Untuk harga pertamax di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) berkisar dari Rp8.600 per liter pada 20 Januari 2018 menjadi Rp8.900 per liter mulai 24 Februari 2018. Sementara di luar wilayah Jamali mengalami lonjakan dari Rp8.700 per liter menjadi Rp9.000 per liter.

Untuk kenaikan harga BBM Nonsubsidi, Dexlite di wilayah Jamali harganya naik Rp600 per liter dari sebelumnya Rp7.500 per liter menjadi Rp8.100 per liter mulai 24 Januari 2018. Sedangkan, pertamax turbo naik Rp500 per liter dari Rp9.600 per liter menjadi Rp10.100 per liter. Sementara pertalite tidak mengalami kenaikan harga. (Puji RH)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah