Publik Jepang sempat marah dan mengecam aksi yang dilakukan orangtua Yamato Tanooka (7) bocah yang dihukum orangtuanya sendiri lantaran sengaja dibuang di hutan.

Beruntungnya anak yang terbilang ajaib itu berhasil ditemukan setelah dikabarkan hilang enam hari.

Yaa..Tindakan orangtua Yamato itu memicu kemarahan publik Jepang, karena dianggap sebagai hal yang keterlaluan. Publik Jepang melalui media sosial meluapkan kemarahan atas tindakan orangtua yang menghukum bocah tujuh tahun dengan meninggalkannya di hutan.

Puluhan personel keamanan, termasuk polisi dan militer Jepang telah dikerahkan setelah bocah itu hilang di hutan pegunungan Hokaido yang terkenal dingin.

Yamato diturunkan dari mobil oleh orangtuanya di hutan pegunungan Hokaido sebagai hukuman karena bocah kecil ini nakal. Orangtuanya jengkel setelah Yamato melempari mobil dan orang-orang yang lewat dengan batu.

Namun, orangtuanya menyesal dan merasa tindakannya tak termaafkan setelah Yamato hilang. Mereka sangat berharap Yamato selamat, mengingat hutan itu dikenal sebagai habitat beruang ganas. Kepolisian Kota Shikabe, Hokaido, pagi ini (3/6) mengkonfirmasi bahwa Yamato ditemukan selamat di sebuah gedung kosong milik militer Angkatan Udara.

”Tidak ada cedera eksternal yang mencolok, dan anak itu memperkenalkan dirinya sebagai Yamato Tanooka,” kata pihak kepolisian setempat melalui seorang juru bicara, seperti dikutip NHK.

Yamato hilang sejak ditinggalkan di hutan sendirian oleh orangtuanya pada hari Sabtu malam. Menurut polisi, kondisi kesehatan Yamato relatif baik. Hal ini dianggap sebagai keajaiban, karena bocah cilik itu tidak membawa bekal makanan saat dibuang di hutan sendirian.

Dia kini telah diberi makanan dan air, serta menerima perawatan di rumah sakit.

Menurut penyiar stasiun televisi Asahi, Yamato ditemukan di sebuah bangunan tanpa pemanas yang digunakan untuk pelatihan militer Jepang, sekitar 5 km dari tempat Yamato menghilang. (herman/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *