BANTEN,PenaMerdeka – Gerindra Provinsi Banten di Pileg 2019 menargetkan bakal menjadi partai pemenang pemilu 2019. Sebab persiapan kandidat legislator di DPRD Banten partai besutan Prabowo Subianto itu disebutkan telah dilalui hingga survei pemenangan para Bacaleg.

Andra Soni, Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Banten mengaku bahwa persiapan daftar parsyaratan Bacaleg di partainya sudah dirampungkan. Kami sudah meminta jadwal kepada KPU Banten bahwa pada 16 Juli pekan besok akan membawa berkas pencalonan.

“Semuanya terstruktur, sehingga proses menjadi pemenang pemilu Pileg dan Pilpres 2019 sesuai rencana,” ungkapnya.

Sekarang ini hanya menunggu tandatangan berita acara dari DPP Gerindra. Dan dalam waktu dekat surat penetapan itu akan turun dari DPP Gerindra.

“Kami sudah siap mendaftar. Pendaftar Bacaleg kami berjumlah 85 kandidat. Dan kuota keterwakilan perempuan mendekati 40 persen. Jadi Gerindra Banten lebih memenuhi kuota perempuan,” ucap Andra Soni, kepada penamerdeka.com, Sabtu (14/7/2018).

“Sebelum nama Bacaleg masuk ke kantong partai, para Bacaleg juga sudah dilihat secara performa. Bahkan kami melakukan survei ke calon supaya jadi pemenang pemilu,” ucapnya.

Ketika ditanya soal persyaratan Bacaleg, anggota DPRD Provinsi Banten ini mengaku di partainya tidak ada yang tercatat sebagai mantan narapidana tindak pidana korupsi.

“Dari awal kami sudah memastikan kalau di partai Gerindra tidak memperbolehkan hal itu. Kami mengikuti PKPU saja. Yang terdaftar tidak pernah tersandung korupsi. Bersih laah,” kata Andra menegaskan.

Juni lalu, hasil survei di Banten, Partai Gerindra menjadi pemenang pemilu, menduduki peringkat pertama lalu disusul Partai Golkar dan PDIP.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan hasil tersebut menandakan cocktail effect atau efek tokoh dalam pilpres berpengaruh pada elektabilitas parpol terjadi di Banten.

“Ketika Prabowo mengungguli Jokowi pada pilpres di Banten, ternyata linier dengan Gerindra yang tingkat pertama. Bahkan Golkar masih di atas PDIP pemenang pemilu di peringkat tiga,” kata Yunarto Wijaya dalam paparannya di Hotel FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018) lalu. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *