MOSKOW,PenaMerdeka – Dalam 24 jam terakhir, pertahanan udara Rusia di Pangkalan Udara Khmeimim menembak jatuh dua pesawat nirawak atau UAV.
Militer Moskow mengatakkan, serangan dua UAV pada hari Minggu kemarin diluncurkan oleh kelompok militan Suriah dari zona de-eskalasi Idlib.
Kepala Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah, Mayor Jenderal Alexei Tsygankov, mengonfirmasi serangan itu tanpa merinci jenis sistem pertahanan udara yang dikenakan untuk menghancurkan dua pesawat Nirawak musuh.
“Selama 24 jam, unit pertahanan udara di Pangkalan Udara Khmeimim mendeteksi dua kendaraan udara tak berawak (UAV) diluncurkan ke pangkalan udara dari zona de-eskalasi Idlib, yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata ilegal,” tegas Tsygankov.
Seperti dikutip dari Sputnik, dua UAV musuh itu ditembak jatuh pada jarak aman dari pangkalan. Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah, insiden itu tidak menyebabkan korban jiwa ataupun kerusakan di pangkalan. Operasi militer Moskow juga dinilai tak terganggu.
Tsygankov mengaku Pangkalan Udara Khmeimim sudah menjadi target serangan dari kelompok militan bersenjata di Suriah. Rentetan serangan itu terjadi pada bulan Juni, Mei dan juga April, tanpa diketahui lokasi asal peluncuran.
Pasukan pertahanan Rusia telah dikerahkan di Suriah pada tahun 2015 atas permintaan resmi pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk membantu rezim Damaskus memerangi terorisme dan juga pesawat Nirawak. (uki)







