Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Selain Banyak Tangan Jahil, Penjemput Jamaah Haji Tangerang Sebaiknya Perhatikan Ini!

163

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Kemenag Kota Tangerang menghimbau kepada kerabat atau keluarga penjemput jamaah haji supaya bekumpul di kawasan Masjid Al Adzom, Kota Tangerang.

Pasalnya, kata Dedi Mahfudin Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang, jamaah haji asal Banten wilayah Kota Tangerang juga akan di drop ke masjid kebanggaan masyakat Tangerang tersebut.

“Nantinya saat penjemput jamaah haji di Masjid Al Adzom tidak juga harus membawa sanak keluarga terlalu banyak. Cukup 1 mobil saya rasa. Dengan beberapa kerabat. Supaya tidak banyak orang yang terkonsentrasi menumpuk di masjid,” kata Dedi dihubungi penamerdeka.com, Sabtu (1/09/2018) sore.

Menurutnya dengan kondisi jamaah yang sudah lelah menjalankan ibadah haji, tentunya perjalanan pesawat yang cukup lama pasti juga akan melelahkan.

Setelah jamaah sampai di bandara, maka jamaah menuju Asrama Pondok Gede. Lantas jamaah akan diantar ke Tangerang, yakni ke Masjid Raya Al Adzom.

Semua akomodasi kepulangan dari asrama ditanggung pemerintah, keluarga penjemput jamaah haji tak perlu khawatir.

“Mereka juga mungkin lelah, mungkin pinginnya langsung pulang. Sebab jamaah juga sudah homesick (rindu rumah, red),” ucapnya.

Karena jika menumpuknya orang di area penjemputan justru dikhawatirkan adanya tangan-tangan jahil. Kejadian hilangnya dompet atau handphone atau ponsel sudah kerap terjadi.

“Jadi selain soal keamanan penjemput jamaah haji, tetapi kita juga ingin para jamaah nyaman. Ada beberapa laporan yang dompet atau ponselnya yang raib. Nanti bisa bertemu dan melepas kangen di kediaman masing-masing saja. Kita tinggal menunggu di rumah,” ucap Dedi.

Menurutnya, sejumlah jamaah haji sebagian memang sudah sampai ke tanah air. Dan kepada keluarga yang sanak keluarganya dari tanah suci belum tiba di tanah air, mari kita doakan supaya proses kepulangannya berjalan aman dan nyaman.

Dedi melanjutkan, untuk tahun 2018 ada 7 kelompok penerbangan dengan total jumlah jamaah sebanyak 1914 orang. Dan jadwal kepulangan sudah dimulai pada 29 Agustus dan 1 September 2018 kemarin.

“Masih ada 5 jadwal kepulangan lagi dan akan selesai pada bulan September. Kepada keluarga penjemput jamaah haji yang orangtuanya, suami, istri atau kerabatnya belum sampai di tanah air kita doakan supaya proses kepulangannya bisa lancar,” tandas Dedi menghimbau. (ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...