Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Sasaran Selundupan Petani Lampung, Penadah Ini Ngaku Dapat Motor Harga 2 Jutaan

0 28

PANDEGLANG,PenaMerdeka – HE (36) dan F (40) dua pria yang disangkakan sebagai penadah kendaraan roda dua kepada Polres Pandegalang mengaku membeli motor dari sahabatnya dengan kisaran harga Rp 2 juta.

Seperti diketahui bahwa sebelumnya Polres Pandegalang berhasil menyergap dua pelaku ini sebelum 25 motor disebrangkan ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Provinsi Banten.

Informasi yang berhasil dihimpun dari tersangka F (40) menyebutkan, puluhan kendaraan itu diperoleh dari sahabat yang menawarkan dengan harga per-unit senilai Rp2 juta. Lalu F pun mengaku menawarkan ke pelaku lain supaya dijualbelikan lagi.

“Kadang dapat dari teman yang menawarkan. Ada juga yang beli di jalan. Ada yang Rp2 juta, Rp2,1 juta dan ada juga Rp2,3 juta, kemudian saya tawarkan lagi ke Bang Hendri,” terang F.

Akan tetapi dia mengaku tidak mengetahui bila kendaraan yang ditampungnya itu bermasalah. Karena sepengetahuannya, kendaraan yang dibayarnya sudah tidak memiliki sangkut paut apapun.

Meski kata dia kembali mengaku bahwa ada sejumlah kendaraan roda dua yang dibelinya masih menyisakan denda kepada perusahaan lising.

“Saya tidak tahu bahwa motor itu bermasalah. Karena ada teman yang bilang beberapa kendaraan hanya membayar denda saja. Kan saya percaya saja dengan teman,” tegas F.

AKBP Indra Lutrianto Amstono, Kapolres Pandeglang mengatakan, awalnya petugas kepolisian mencurigai sebuah truk yang melintas di wilayah Labuan dengan penuh muatan unit kendaraan roda dua.

“Karena anggota kami curiga, maka truk tersebut distop dan dilakukan pemeriksaan. Ternyata sebagian dari kendaraan tersebut, nomor rangkanya sudah disamarkan dengan cara diketok. Ada juga beberapa kendaraan yang masih dilengkapi STNK,” terang Indra, Kamis (25/10/2018).

Indra menambahkan, selain mengamankan barang bukti, pihaknya juga meringkus dua penadah berinisial HE (36) dan F (40), ia juga menyebut modus tersebut terbilang baru. Pasalnya, dari seluruh kendaraan itu hampir seluruhnya masih dalam proses kredit.

“Berdasarkan pengakuan keduanya, puluhan kendaraan motor itu akan dijualbelikan kepada para petani di Lampung Utara. Mereka memperoleh kendaraan dari berbagai lokasi di Banten dan Jabodetabek. Ini juga merupakan modus baru di Pandeglang,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 481 KUHP Tentang Penadahan dengan ancaman kurungan penjara paling lama 7 tahun. (ersya)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...