Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Testimoni Lurah Soal Gegernya Kabar Dana Kelurahan: Wait and See

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Soal rencana proram pelaksanaan dana kelurahan, selaku pelaksana, sejumlah lurah menyatakan wait and see alias menunggu perintah pimpinan.

“Kami memang sudah mendengar kabar itu mas, tapi karena menjadi issu politik menjelang pemilu 2019 katanya jadi ramai,” kata salah seorang lurah di Tangsel yang enggan disebutkan namanya ketika dijumpai penamerdeka.com, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya karena selain mempunyai pimpinan lagi di institusinya, juga khawatir menjadi pilihan keberpihakan ASN pada pemilu nanti.

“Saya takut dibilang tidak netral. Dan kami kan punya pimpinan. Jadi menunggu arahan pimpinan (walikota,red),” ucapnya ketika ditanya alasan enggan disebutkan identitasnya.

Sementara Hendriyanto, Lurah Pondok Pucung, Kota Tangerang menyebutkan program dana kelurahan itu masih belum fix. Jadi pihaknya ketika terealisasi juga akan menunggu realisasi.

Diketahui, Presiden Joko Widodo, saat kunjungan kerja di Bali, Jumat (19/10/2018) pekan lalu memang sudah menyatakan akan merealisasi penggelontoran dana desa pada 2019 mendatang.

“Masih belum fix dari pusatnya. Nantinya juga kan harus ada sosialisasi, anggaranya untuk apa saja. Nah ini diterima kita belum tahu pasti. Apakah itu langsung di kelurahan sendiri kita belum tahu,” terang Hendriyanto kepada penamerdeka.com, Kamis (25/10/2018) petang.

Ia menjelaskan, karena kelurahan masih berinduk ke kecamatan. Maka itu ia juga belum tahu penerimaan dana yang dimaksud bakal ke kecamatan atau langsung ke kelurahan.

“Biasanya kita masih menginduk ke kecamatan. Karena kita belum menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti di DKI Jakarta. Jadinya kita belum bisa mengelola sendiri,” tuturnya menegaskan.

Kata dia, pada saat baru mengetahui kabar soal dana itu bakal menjadi tanggung jawab yang berat kepada lurah. Meskipun yang terpenting dananya untuk kemajuan pembangunan masyarakat.

“Untuk wilayah dari kota sendiri saat ini cukup mengakomodir infrastruktur di masyarakat. Kita tunggu saja kabarnya,” tutur Hendri.

Hendri juga menyebutkan, apabila dana itu sudah di gelontorkan pihaknya juga pasti bakal menerima. Karena kelurahan sendiri berhubungan langsung mempunyai tanggung jawab dengan masyarakat.

“Tugas kita kan mendukung program Pemerintah Kota, Provinsi dan Pusat. Jadinya harus mendukung juga. Semoga jika program ini jadi ya bisa mensejahterakan masyarakat, jangan hanya untuk kepentingan individu dan yang lainnya,” pungkas Hendri. (redaksi/tim)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...