Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kasus Khashoggi, Putra Mahkota Arab Saudi Disebut ‘Pembunuh’

0 290

TUNIS,PenaMerdeka – Saat melakukan kunjungan ke Tunisia, Pangerang Mohammed bin Salman (MBS), Putra Mahkota Arab Saudi disambut unjuk rasa.

Ratusan demonstran mengecam MBS sebagai ‘pembunuh’ yang terlibat tewasnya kasus wartawan Jamal Khashoggi dan mengecam keterlibatan Saudi dalam konflik Yaman.

Reuters memberitakan, Rabu (28/11/2018), aksi protes semacam ini tergolong jarang yang diterima oleh putra dari Raja Salman.

Bahkan, tidak pernah menerima kritikan terbuka di Saudi dan menerima sambutan meriah dalam kunjungan sebelumnya di Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir.

Diketahui, sejak Arab Spring pecah tahun 2011 dan melengserkan sejumlah pemimpin di kawasan Timur Tengah.

Tunisia mengalami transisi demokratis dan saat ini menjadi salah satu dari sedikit negara Arab yang mengizinkan digelarnya unjuk rasa.

Suasana menyelimuti aksi para demonstran yang berkumpul di sepanjang jalanan utama Habib Bourguiba di ibu kota Tunis.

Demonstran meneriakkan slogan anti-MBS ‘Pembunuh tidak disambut di Tunisia’ dan ‘Pemimpin Tunisia memalukan’ lantaran disebut pendemo sudah menerima MBS.

Dalam aksinya, demonstran juga membawa poster berukuran besar yang menunjukkan Presiden Tunisia menuangkan air ke atas tangan MBS yang berlumuran darah.

Pendemo juga menyerukan diakhirinya operasi militer pimpinan Saudi di Yaman, yang diluncurkan oleh MBS saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan Saudi tahun 2015 lalu.

Slogan-slogan lainnya berbunyi bahwa ‘Rakyat ingin Bin Salman diadili’, kemudian ‘Tidak untuk pembunuh anak-anak Yaman’ dan ‘Anda tak disambut’ yang ditujukan untuk MBS. (uki)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...