Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Bendum DPP PAN Mundur, Ada Polemik Apa?

0 205

JAKARTA,PenaMerdeka – Mundurnya Bendahara Umum (Bendum) DPP PAN Nasrullah menyisakan tanya. Kata Dewan Kehormatan mundurnya Nasrulloh belakangan karena akan konsentrasi mengurus usaha dan keluarga.

Tetapi menurut yang bersangkutan, sekarang ini Nasrullah merasa tak cocok dengan manajemen DPP PAN.

“Dalam sebuah organisasi, lembaga, atau institusi yang ada periodesasi, setiap kepemimpinan punya pola sendiri. Nah, kenapa saya mundur, karena tidak cocok dengan model manajemen yang ada di DPP sekarang,” kata Nasrullah, Selasa (25/12/2018). Nasrullah menegaskan pengunduran dirinya tak terkait dengan capres cawapres.

Pada mulanya ikut terjun langsung dalam pengurusan ia mengaku bisa menikmati irama di DPP PAN. Menurutnya, mula-mula hampir sama dari organisasi lain yang ia geluti.

Yang diikuti di dalamnya yaitu Muhammadiyah dan Keluarga Besar Pelajar Islam indonesia (KB PII). Dua organisasi itu, kata Nasrullah, manajemennya berjalan baik. Jadi kata Nasrulloh, di DPP PAN saat ini, dia merasa tak cocok dengan manajemennya.

Maka itu nanti ia mengaku akan segera membuat surat pengunduran diri secara resmi kepada Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan.

“Selama ini saya dan teman-teman yang membangun partai dari awal, yang kita ciptakan adalah keterbukaan dan rasa guyub. Dan perbedaan itu memang lumrah, setelah itu berjalan normal lagi. Saya di kongres beda pilihan dengan Mas Dradjad, Mas Tjatur, itu hal yang biasa,” ujarnya.

Dradjad Wibowo, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN mengaku saat bertemu Nasrulloh, pengundurannya Bendum PAN itu kata dia untuk lebih fokus mengurus usaha dan keluarganya. Dan hingga sekarang Drajad belum mengkorfirmasi kabar terbaru kepada yang bersangkutan Nasrulloh.

“Yang saya tahu, dia ingin fokus mengurus bisnis dan keluarganya. Kami bahas saat bertemu beberapa waktu lalu. Tapi saya tidak berhak bercerita ke pihak lain,” ucap Dradjad, Selasa (25/12/2018).

Seperti diketahui pengunduran diri Nasrullah justru berawal dan beredar di kalangan wartawan lebih dahulu. (ari/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...