Gerindra Ads

Dinsos Banten Salurkan 1.989 Bantuan Jamsosratu se-Tangerang Raya

0 258

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten menyalurkan Bantuan Jamsosratu se-Tangerang Raya sebanyak 1.989 penerima di Gor Tara Kinzaka, Jalan Pinang-Kunciran, Kota Tangerang.

Nurhana, Kepala Dinsos Provinsi Banten mengatakan, dukungan ini merupakan bentuk komitmen dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat dalam percepetan penanggulangan kemiskinan.

Sebagaimana, hal itu tertuang dalam amanat Peraturan Presiden RI nomer 96 tahun 2015 Jo peraturan Presiden nomer 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan.

“Berdasarkan data PBDT 2015, Jumlah keluarga miskin di Banten sebanyak 654.785 rumah tangga miskin (RTS), dari Jumlah itu yang sudah tercover oleh PKH sebanyak 314.514 KPM dan Jamsosratu sebanyak 50.000 RTS,” terang Nurhana, Rabu (10/4/2019).

“Total yang sudah tercover baik itu oleh PKH maupun Jamsosratu tercatat sebanyak 364.514 KPM atau 55,67 persen dari total RTM yang terdapat dalam PBDT,” lanjutnya.

Nurhana menjelaskan, sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam upaya percepetan penanggulangan kemiskinan, Pemprov Banten bakal melakukan perluasan jumlah penerima bantuan jamsosratu.

“2019 penyaluran kita lakukan secara non tunai melalui lembaga perbankan, ini juga sejalan dengan Inpres no 10 tahun 2016 tentang aksi penjegahan dan pemberantasan korupsi dimana bantuan sosial yang diberikan langsung ke rekening penerima bantuan hingga diharapkan bantuan sosial dapat berjalan transparan dan akuntabel,” tuturnya.

Kata dia, Gerbang pembayaran nasional (GPN) disebut juga national payment gateway merupakan terobosan pemerintah untuk menghapus sekat-sekat yang selama ini diciptakan melalui peraturan dari masing-masing bank.

“Dimana hal itu untuk mengakses kebutuhan perbankan maupun transaksi hanya bisa dilakukan pada bank yang sama. Dengan GPN transaksi bisa dilakukan diseluruh perbankan,” tuturnya.

Nurhana menyatakan, Pemprov Banten sangat concern dan mempunyai komitmen penuh dalam penyaluran kesejahteraan sosial baik melalui kebijakan koordinasi dan dukungan anggaran yang dituangkan dalam program kegiatan.

“Pada 2019 Pemprov Banten mengalokasikan anggaran Rp.90.979.000.000 artinya ada peningkatan sebesar Rp. 33.489.000.000 atau sebesar 37 persen untuk belanja bantuan sosial yang di alokasikan oleh Pemprov Banten melalui Dinsos Banten.”

“Ini kita lakukan penyaluran bansos jamsosratu tahapan 1 Gelombang 1 tahun 2019 yang disalurkan pada bulan April sebesar Rp. 27.571.000.000 untuk sebanyak 27.571 RTS masing-masing RTS sebesar Rp. 1.000.000,” cakapnya.

Nurhana menambahkan, pada kesempatan kali ini pula khusus bagi penerima Jamsosratu bantuan uang non tunai bersyarat ini diminta harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Gunakan uang bantuan ini untuk pemenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya ingatkan juga karena bantuan ini bersyarat tak sekedar bantuan tetapi ada syaratnya, maka harus memenuhi persyaratan yaitu wajib menyekolahkan anaknya dan memberikan ibu hamil, menyusui, anak balita ke layanan kesehatan,” imbuhnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...