Siapa sangka kalau pemilik nama lengkap Ima Matul Maisaroh (33), perempuan Indonesia asal Godanglegi, Malang, dan lulusan Madrasah Tsanawiyah (Mts) ini mempunyai jabatan yang strategis di negeri Paman Sam. Karuan saja ia pun menjadi wanita yang diandalkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama.
Yaa..Ima akan pidato di Konvensi Nasional Partai Demokrat AS. Pada pidatonya nanti ia akan menukar pengalaman kepada peserta konvensi sebagai orang korban perbudakan manusia. Seperti dilansir Indonesian Lantern Ima akan jadi pembicara yang saat acara nanti diprediksi akan dihadiri oleh ribuan orang bersama belasan senator bergengsi AS di panggung utama Stadion Wells Fargo, Philadelphia, Pennsylvania, pada Selasa (26/7) besok.
Ima diundang untuk pidato, karena sejumlah jabatannya yang lumayan penting di AS. Pasalnya lulusan Madrasah Tsanawiyah di Gondanglegi, Malang itu, menjadi salah satu anggota Dewan Penasihat Perdagangan Manusia di era Presiden Barrack Obama sekarang ini.
”Selain menyampaikan pidato mengenai pengalaman saya sebagai korban perbudakan manusia, saya juga menyampaikan program-program penanggulangan perbudakan dan perdagangan manusia yang telah dilakukan Hillary Clinton,” ucap Ima.
Menurut Ima, surat undangan resmi yang dikirim Komite Nasional Partai Demokrat baru saja saja diterimanya pada Sabtu sore kemarin. Di konvensi itulah Partai Demokrat AS secara resmi akan memilih Hillary Rodham Clinton sebagai calon presiden dan Senator Tim Kaine sebagai calon wakil presiden AS untuk Pemilu Presiden AS November 2016.
”Maaf saya baru saja selesai menghadiri pertemuan rutin di Gedung Putih,” kata Ima yang diangkat menjadi anggota Dewan Penasehat Gedung Putih bersama 10 anggota lainnya, Desember 2015 lalu.
Pada pidato nanti ia diminta supaya memberi saran dan masukan kepada Presiden Obama soal pemberantasan perdagangan manusia. Tercatat 40 ribu sampai 45 ribu menjadi korban perdagangan manusia di AS. Bersama tiga anggota lainnya, Ima dipercaya menangani dua dari lima masalah utama. (alip/dbs)







