Gegara Hal Ini, Belasan Siswi SMK Negeri 7 Kota Tangsel Kena Perlakuan tak Senonoh Seniornya

0 499

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Predikat Kota Layak Anak untuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ternodai. Pasalnya, menyusul adanya dugaan bullying pada belasan siswi di SMK Negeri 7 Kota Tangsel.

Kasus tersebut mencuat ketika wali murid bersama 13 anaknya yang bersekolah di SMK Negeri 7 Tangsel membeberkan kejadian mengenaskan tersebut.

13 siswi itu menerima perlakuan yang tidak terpuji dari kakak kelasnya , yakni ditampar secara bergantian 6 orang, diadu untuk berkelahi dengan disaksikan puluhan kakak kelasnya dan para alumninya.

Tak hanya itu, para terduga korban bullying ini juga dipalak serta dibujuk untuk minum minuman beralkohol dan dipaksa merokok.

Tindakan bullying dialami oleh sebanyak 16 siswi sekolah menengah kejuruan di undang seniornya melalui media sosial, lalu di kumpulkan di belakang sekolah. Lalu mereka mendapatkan perlakuan yang tak pantas dari kakak-kakak kelasnya pada Kamis malam (25/7/2019).

Siswi kelas 11 HV, AB, DM, TS, ET, IK, IA, RM mengatakan kepada penamerdeka.com mereka sempat mendapatkan perlakuan kekerasan oleh seniornya kelas 12 karena di anggap seragamnya ketat dan kecil.

“Kami di suruh jongkok, kemudian kami di tampar. Hanya karena pakaian atau seragam kami kekecilan. Kekerasan itu berlangsung setelah pulang sekolah sampai dengan jam 21.00 malam. Kami takut bang,” ucap HV.

Tidak sampai disitu, pelaku yang di sinyalir adalah seniornya sendiri yang berjumlah lebih dari 30 siswa-siswi berikut alumni, Melanjutkan aksi kekerasannya pada sabtu malam 27 Juli 2019, di sebuah perumahan sepi penghuni di wilayah Pondok Cabe, Pamulang.

“Mereka datang dengan menggunakan motor, lebih dari 30 orang berikut alumni. Kami di tampar, di pukuli, kemudian di paksa merokok, diadu dan mereka tertawa sambil meminum minuman berbau tidak enak,” ucap AB. (rd/sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...