Gerindra Ads

Pegawai Puskesmas di Tangsel Diajarkan Cara Sinkronisasi Pcare BPJS dengan Simpus

0 128

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Puluhan pegawai puskesmas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diajarkan cara sinkronisasi Primary Care atau Pcare.

Sistem itu merupakan system informasi pelayanan pasien ditujukan untuk pasien berstatus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang dimiliki Puskesmas.

Sosialisasi cara sinkronisasi program aplikasi ini dibuka langsung Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Kamis (8/8/2019) bertempat di Gedung 3 lantai 3A Puspemkot Tangsel.

Kepala Seksi Sumber Daya Manusia kesehatan pada Dinas Kesehatan kota Tangsel, Rukmini menjelaskan, kegiatan ini diikuti 70 peserta dari petugas puskesmas yang ada di Tangsel, mereka diajarkan cara sinkronisasi aplikasi SIMPUS dan Pcare BPJS.

“Dalam kegiatan ini Dinas Kesehatan Kota Tangsel mengundang Diskominfo Tangsel terkait jaringan internet. Dimana, aplikasi yang sudah ada ini bisa digunakan,” terang Rukmini.

Kata dia, SIMPUS ini merupakan aplikasi dibidang kesehatan yang dimiliki Pemerintah Kota Tangsel untuk pelayanan puskesmas yang ada di tangsel. Melalui aplimasi simpus seluruh puskesmas di tangsel dapat mengetahui rekam medis pasien dimanapun dan kapan pun.

“Masyarakat bisa menikmati layanan kesehatan di seluruh kota Tangsel di Puskesmas terdekat dengan posisi mereka dan rekam medis pasien yang sudah saling terintegrasi pada seluruh puskesmas,” jelasnya.

Dengan menggunakan teknologi web service ini maka data yang diinputkan pada SIMPUS juga bakal otomatis terinput di basis data Pcare sehingga petugas puskesmas tak perlu lagi melakukan double entry untuk data pasien BPJS.

“Sinkronisasi ini sangat ppenting sekali dilakukan agar tidak double data,” imbuhnya.

Sementara, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, system informasi management ini mempermudah puskesmas dalam melayani pasien yang ada.

Dengan adanya system baru ini diharapkan sumber daya manusia (SDM) nya ditingkatkan. Sebab hal ini karena sebagusnya aplikasi atau system, kalau orangnya tak bisa beradaptasi, tidak ada gunanya system ini.

“Saya berharap sinkronisasi ini dapat berjalan dengan baik. Jangan berpikir yang sulitnya, berpikirlah yang mudahnya. Kadang kita juga merasa sulit karena kita tidak biasa menggunakan system ini,” tegas Benyamin.

“Jangan sampai ada masyarakat mengeluh, baik dalam pelayanan lainnya, dikarenakan masih ada laporan petugas puskesmas yang tak ramah dan tersenyum. Tolong berikan pelayanan yang baik untuk masyarakat Tangsel,” imbuhnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...