Fenomena Hoax Pemilu 2019 Potensi Merembet di Pilkada Serentak 2020

0 157

JAKARTA,PenaMerdeka – Buntut maraknya hoax atau kabar bohong saat berlangsung Pemilu 2019 dikhawatirkan bakal terulang lagi pada proses Pilkada serentak 2020.

“Menurut kami ya, salah satu yang paling fenomenal terkait hoax pemilu dan banyak lagi contoh-contoh lain. Untuk itu, dampaknya sampai sekarang masih segitu terasa,” kata komisioner KPU, Viryan Aziz, dalam sebuah diskusi di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Sampai hari kata Viryan Azis, masyarakat masih mempersoalkan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Viryan mengatakan ada pihak yang menilai Pemilu 2019 merupakan gelaran pemilu dengan semburan hoax terbanyak sepanjang sejarah. Bahkan, lanjut dia, mereka menyebut Indonesia menghadapi semburan hoax terberat dalam sejarah pemilu di dunia.

Viryan menyebut berbagai negara yang juga menggelar pemilu belum menemukan formula konkret dalam menangkal hoax.

“Mengapa demikian? Saya masih ingat ya, sebelum pemilu kami sempat diskusi. Negara-negara yang mengalami hoax pemilu dalam 6 tahun terakhir, itu belum menemukan formula untuk antisipasinya, atau menjawab, menangkal, mengelola, merespons hoax pemilu, dan rasa-rasanya dari negara tersebut yang kita dapat infonya, tidak sedahsyat kita,” tukasnya.

Karena itu, Viryan mengatakan penting dilakukan dialog dengan pakar dan instansi terkait seperti Kementerian Kominfo, Cyber Crime Mabes Polri, dan NGO terkait untuk mengurangi dampak hoax di masyarakat.

Dia mengatakan, apabila hoax masih terpelihara masyarakat, bukan tidak mungkin, hoax juga akan muncul saat Pilkada 2020. Menurutnya hoax dapat menimbulkan konflik antar masyarakat. Karena bisa saja kontennya beda, tapi polanya sama

“Dan ada upaya sejumlah pihak yang memelihara ini. Kinflik horizontalnya berpotensi besar. Apabila ini tidak bisa kita sikapi secara serius dan baik, dimungkinkan, kualitas Pilkada Serentak 2020 akan penuh dengan hal-hal demikian di tingkat lokal,” pungkas Viryan. (deden/hbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...