Pengurus Dekranasda Kota Tangsel Periode 2019-2021 Resmi Dikukuhkan

0 162

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangsel Periode 2019-2021 resmi dikukuhkan di Balai Kota Tangsel, Ciputat pada Jumat (6/9/2019).

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Maya Mardiana yang juga terpilih sebagai Ketua Harian Dekranasda Tangsel mengatakan pengukuhan ini telah melalui beberapa persiapan.

“Salah satunya di tahun 2018 sudah kita mulai merencanakan kegiatan-kegiatan dengan sosialisasi melalui arahan dan bimbingan Dekranasda Banten,” terang Maya.

Adanya keanekaragaman adat istiadat, seni, budaya yang merupakan sumber tumbuh berkembangnya kerajinan. Oleh karena itu, perlu adanya wadah khusus. Dimana wadah ini menjadi tempat sinergi dan kolaborasi kerajinan.

“Maksud dan tujuan pengukuhan Dekranasda ini menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Kota Tangsel membina hasil penemuan dan teknologi baru,” kata Maya.

Industri kreatif merupakan sektor strategis, maka diharapkan hal ini bisa dijadikan mata pencaharaian dan memanfaaakn sumber kreatifitas lokal.

Sementara, Ketua Dekranasda Tangsel, Siti Aas Asiyah mengatakan dengan dikukuhkannya pengurus Dekranasda  2019-2021 maka diharapkan pemerintah, pelaku usaha kerajinan dan pihak swasta berkolaborasi dengan optimal untuk membangun dan mengembangkan potensi kerajinan Tangsel.

“Saya berharap untuk bersama-sama, bahu membahu bekerjasama menyusun formula yang cepat untuk membangun image positif kerajinan di Tangsel,” tutur Siti.

Ia juga mengajak agar dapat mengolah strategi untuk menggali, mengembangkan dan melestarikan warisan budaya untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan.

“Kami minta pengusaha kerajinan agar berperan aktif, berpartisipasi dalam kegiatan promosi daerah melalui produk unggulan di Kota Tangsel,” katanya.

Sementara, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menambahkan, terbentuknya Dekranasda di Kota Tangsel salah bentuk satu jawaban dalam rangka mendukung potensi industri kecil dan menengah di sektor kerajinan.

“Kota Tangsel di usianya yang hampir 11 tahun, dituntut bekerja keras dan terus semangat  dalam menciptakan pembangunan dan pengembangan ekonomi kerakyatan yang mensejahterakan masyarakatnya,” kata Airin.

“Industri kerajinan dan industri kreatif Kota Tangsel memiliki potensi besar berkembang, dilihat dari posisi yang strategis terletak di antara kota besar serta memiliki ragam budaya yang merupakan modal kita dalam menghadapi era globalisasi di bidang industri kerajinan,” lanjutnya.

Untuk itu, kata Airin perlu dukungan kerjasama antar pelaku industri dan sektor swasta untuk menumbuhkan wirausaha baru dan meningkatkan kualitas  sumber daya kerajinan.

“Dengan demikian untuk menghadapi kompetisi pasar baik dalam maupun luar negeri serta menghadapai era industri 4.0, para pengrajin harus selalu kreatif, kaya ide dan gagasan dan mampu menciptakan sesuatu yang baru dengan memanfaatkan teknologi,” tutupnya. (red/sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...