Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Gara-gara Pelayanan e-KTP Lamban, Ini Alasan Walikota Tangerang Semprot Petugas Kelurahan

Ditengah gencarnya peningkatan pelayanan publik yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, ternyata masih banyak aparat kelurahan yang belum mengerti tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

Hal tersebut terungkap ketika Wali Kota Arief R. Wismansyah melakukan Inpeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kelurahan Sudimara Selatan Kecamatan Ciledug.

Saat sidak, Arief tampak tak puas dan sempat menunjukkan raut muka kecewa. Kekecewaan tersebut sangat terlihat ketika dia mendapati salah satu warga yang harus menunggu lama untuk mendapatkan surat pengantar perekaman E-KTP dari Kelurahan.

“Masak gara-gara mesin fotocopy enggak ada, terus warganya suruh nunggu lama begini. Coba Yoga (Ajudan Wali Kota) bilang ke kecamatan buat beliin mesin fotocopy,” Tegas Wali Kota, Rabu (31/08).

“Emang kalau mau bikin E-KTP harus memfotokopi KTP lama ? bukannya cukup pake KK sama KTP lama aja ?. Kalau enggak ada mesin fotocopy-kan bisa difoto simpen di komputer jadi berkasnya enggak berceceran begini,” Ujar Wali Kota kepada salah satu petugas kelurahan.

Kekecewaan Wali Kota juga bertambah ketika melihat kondisi beras yang diperuntukkan untuk keluarga yang tidak mampu.

“Ini beras kondisi begini amat,” Ucap Wali Kota ketika mengecek beras raskin yang kelihatan agak kehitam-hitaman.

“Buat masyarakat kok kayak begini. Coba sambungin ke Kepala Bulog,” perintahnya kepada Ajudan.

Selesai melihat kondisi pelayanan dan beras raskin, Wali Kota selanjutnya melihat taman yang berada persis di depan kantor kelurahan, yang dipenuhi oleh rumput liar dan sampah.

“Ayo mana ini staf kelurahan, Wali Kotanya nyabutin rumput malah bergaya aja,” Sergah Wali Kota sambil mencabuti rumput liar sementara para staf kelurahan hanya nonton saja.

“Gimana warganya mau hidup bersih, kalau aparatnya ngasih contohnya enggak bener,” sambungnya lagi. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan