Caleg Terpilih DPRK Aceh Tamiang dari PKS Jadi Bandar Sabu 70 Kilogram

BARANG MILIK CALEG TERPILIH DARI MALAYSIA

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Bareskrim Polri berhasil membekuk sebanyak empat pelaku pengedar narkotika jenis sabu seberat 70 kilogram dibekuk. Satu dari empat pelaku berstatus calon legislatif (caleg) terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Empat pelaku yang mengedarkan sabu 70 kilogram berinisial G, RAF, IA, dan S. Barang tersebut milik pelaku S yang merupakan caleg DPRK terpilih Aceh Tamiang dan suara terbesar,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Brigjen Mukti Juharsa di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, kemarin.

Mukti menyebutkan, para pelaku merupakan jaringan internasional, yang barangnya diambil dari Malaysia. Pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan G, RAD dan IA ditangkap di kawasan Bakauheni, Lampung. 

Mukti melanjutkan, mereka ditangkap dengan kedapatan barang bukti sabu seberat 70 kilogram saat hendak membawa ke Pulau Jawa. “Kami lakukan pengembangan, dan ternyata ketiga pelaku itu mendapatkan barang (sabu) tersebut dari pelaku S,” katanya.

Mukti menjelaskan, pihaknya pun memburu S terkait kepemilikan barang haram tersebut. Pihaknya berhasil menangkap S di salah satu toko pakaian di kawasan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Sabtu, 25 Mei 2024.

“Kami sempat melakukan pemburuan selama 3 minggu, dan akhirnya berhasil ditangkap. Dia (S) sempat membuang telepon selularnya dan kartu identitas dengan tujuan untuk menyembunyikan keberadaannya,” jelasnya.

Mukti menyebutkan, pihaknya akan mendalami terkait aliran dana pelaku S, yang mengarah untuk kepentingan politik atau tidaknya. “Nanti kita dalami lagi, karena dia baru kita amankan dan saya belum bisa ngomong terlalu jauh juga,” ujarnya.

Saat ini pelaku telah di bawa ke Bareskrim Polri. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments