KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta perwakilan gereja menggelar rapat koordinasi menyambut Hari Natal dan Tahun Baru.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyebutkan, dalam pertemuan tersebut berbagai skema pengamanan dibahas guna memastikan keamanan dan kondusivitas wilayah selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Semuanya sepakat akan hadir pada malam Natal saat ibadah berlangsung, serta melakukan monitoring pada malam Tahun Baru. Tujuannya adalah meningkatkan kondusivitas yang sudah ada, karena kita semua melayani masyarakat tanpa perbedaan,” ujarnya kepada wartawan, pada Senin (22/12/2025).
Maesyal mengarakan, pihaknya juga sepakat melarang arak-arakan berkendaraan, dan pesta kembang api berlebihan pada malam Tahun Baru mendatang terutama saat ini prediksi cuaca ekstrem.
“Keputusan ini juga karena rasa empati kita kepada saudara-saudara di Aceh, Medan, dan Padang yang sedang menghadapi musibah. Kita harap masyarakat lebih banyak berdoa sesuai agama masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu Kapolresta Tangerang, Kombes Indra Waspada menuturkan, untuk menjaga keamanan kepolisian akan melaksanakan operasi Lilin Nataru Maung 2025-2026 yang terpusat selama 14 hari ke.
Sebanyak 650 personil gabungan terlibat, termasuk Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Sebanyak 6 pos pengamanan juga didirikan yakni 2 pos di rest area untuk mengantisipasi arus mudik dan balik, 3 pos di pusat keramaian yaitu di Alun-Alun Citra Raya, Diasah, dan Pasar Kemis (di sekitar gereja terbesar di daerah itu), serta pos terpadu untuk pelayanan dan pemantauan
“Selain itu, semua 59 gereja di Kabupaten Tangerang akan didukung pos pantau 24 jam dan disterilisasi secara bertahap oleh satu peleton Tim Gegana dari Satrim Prapolda Banten,” tuturnya.
Indra Waspada menambahkan bahwa Objek vital lain seperti mal, tempat wisata, dan hotel juga akan mendapatkan patroli rutin untuk mencegah gangguan.







