JAKARTA,PenaMerdeka – Pemerintah tengah mendalami 15 segmen untuk pembangunan proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall sepanjang pesisir.
Hal itu diungkap Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Didit Herdiawan Ashaf usai usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.
“Tadi sudah kami laporkan juga bahwa di Pulau Jawa ini khususnya di Pantura ada 15 segmen dan sedang didalami baik dari Serang sampai dengan Gresik untuk tematik daerah-daerahnya sehingga perlu ada penilaian ataupun asesmen lebih lanjut,” ujarnya dalam keterangan, dikutip Rabu (13/5/2026).
Dia menyebut bahwa terkait titik-titik alternatif di dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, sudah dibahas. Yakni, dalam rapat koordinasi sebelumnya.
“Namun demikian ini titik-titik masih belum kita putuskan lebih lanjut karena harus didalami,” kata Didit.
Beberapa titik yang telah menjadi pertimbangan termasuk di Teluk Jakarta dan sejumlah titik di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Terkait dengan 15 segmen yang sudah dibahas sebelumnya, pemerintah merencanakan pembagian subsegmen dan seksi di dalamnya yang membutuhkan kolaborasi lebih lanjut.
Didit mengatakan bahwa linimasa pelaksanaan pembangunan kini sedang dirancang karena harus memasukkan semua komponen untuk pembangunan tanggul laut raksasa.
Sebelumnya, BOPPJ menyatakan pembangunan tanggul laut raksasa akan dilakukan di sepanjang 575 kilometer di Pantai Utara atau Pantura Jawa yang dibagi ke dalam 15 segmen.
Pembangunannya sendiri akan dilakukan secara tematik yang direncanakan menyesuaikan dengan segmen masing-masing.
Mengingat terdapat kegiatan ekonomi sudah dilaksanakan oleh masyarakat setempat yang akan diselaraskan dengan aspek mitigasi dari pembangunan tanggul laut raksasa







