KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan PWI Kota Tangerang bersama Forum Wartawan Tangerang (Forwat) menggelar diskusi untuk meningkatkan partisipasi pemilih menjelang Pilgub Banten. Dalam kesempatan itu nara sumber menyebut bahwa suksesnya perhelatan Pilgub salah satunya karena peran media sebagai sumber informasi meningkatnya partisipasi pemilih.

Acara diskusi digelar di Wisma PGRI, Jalan A Damyati, Kelurahan Sukarasa, Kota Tangerang pada Kamis (15/12) dihadiri puluhan wartawan dari media online, televisi dan cetak.

Sanusi Pane, Ketua KPU Kota Tangerang, bahwa insan pers berperan dalam perhelatan Pilgub Banten ini, contohnya untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Pasalnya, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten hanya dapat meningkatkan partisipasi pemilih hanya sebesar 2 persen saja.

“Makanya peran kawan-kawan wartawan untuk mensosialisasikan pelaksanaaan Pilgub sangat dibutuhkan,” ucap pria yang sebelumnya berprofesi wartawan ini menjelaskan.

Ditempat sama, Komisioner KPU Provinsi Banten, Saeful Bahri menyebut dalam meningkatkan partisipasi pemilih ada sejumlah langkah yang dilakukan pihaknya. Meskipun saat ini ada sejumlah aturan baru untuk mensosialisasikan perhelatan Pilgub mendatang. Paslon dilarang melakukan pemasangan iklan kampanye.

“Kalau dahulu kandidat bisa mensosialisasikan dirinya sebagai calon. Sekarang ini baik paslon yang banyak duit atau tidak sama saja tidak sembarangan memasang iklan di media cetak. Pihak penyelenggara saja yang akan mensosialisasikan dari alat peraga atau bentuk iklan lainnya. Sekarang KPU yang mensosialisakan kandidat cagub dan cawagub,” kata Syaiful.

Kedepan dalam rangka peningkatan sosialisasi ada acara debat kandidat oleh para cagub dan cawagub, dan nantinya dibagi tiga tahap. “Debat kandidat yang pertama pada 27 Desember 2016, selanjutnya 25 Januari 2017 dan 9 Februari 2017. Kalau kampanye rapat umum Paslon nomor urut 1 pada 15 Januari 2017 dan 5 Februari 2017. Paslon nomor urut 2 pada 8 Januari 2017 dan 4 Februari 2017,” papar Saeful.

Sementara Andi Lala Ketua Forum Wartawan Tangerang dan Jojo Sudiro perwakilan dari PWI Kota Tangerang sepakat bahwa suksesnya perhelatan Pilgub Banten 2017 kali ini tergantung dari tingkat sosialisasi. Karena menurutnya dari pemberitaan yang massif maka masyarakat akan tahu bahwa pada 15 Febuari 2017 akan ada Pilgub.

“Maka dari itu dari wartawan atau media yang ada bisa terus memberitakan soal issu dan agenda yang berkaitan dengan Pilgub Banten. Karena kalau kerap dipublikasi maka euoforia masyarakat akan timbul dengan sendirinya sehingga pada saatnya nanti datang mencoblos salah satu paslon,” kata Andi Lala ditemui setelah acara. (puji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *