Kakak Marcel, sudah Putus Sekolah Pasca Ditinggal Orangtua

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Soni (13) pemuda tanggung putus sekolah, bersama adiknya Marcel (3.5) bocah kecil mempunyai gizi buruk, selama setahun tinggal bersama bibinya desi (26) dirumah tidak layak huni, di kawasan Bugel Mas Indah Blok D2/15, RT 05 RW 05, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Menurut Soni menjelaskan, dirinya putus sekolah sejak kelas 7 di Sekolah Menengah Pertama (SMPN) Negeri 15, Kota Tangerang lantaran tidak punya biaya. Karena Ibunya (Mariska) meninggalkanya dan menikah dengan pria lain, sekarang orangtua perempuannya tinggal di Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Jelas Soni.

“Saya mau sekolah lagi, tapi apabila saya sekolah siapa yang mau menjaga serta memberikan makan adik saya (Marcel,red). Sedangkan adik saya aja mau saya bawa kerumah sakit saya ‘bingung’, tapi yang penting saya bisa makan apa adanya dulu. Urusan putus sekolah buat sementara biar aja mas,” tuturnya polos.

Sementara itu Empay, Ketua RT.05, RW.05, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, menuturnya, mengaku bahwa sudah menyampaikan keluhan warganya kepada pihak Kelurahan, Kecamatan serta Puskesmas. Termasuk nasib Soni yang kini berhenti sekolah.

“Supaya ada perhatian kepada Marcel, sedangkan Soni agar setelah putus sekolah kembali mengenyam pendidikan, pasalnya soni seorang pemuda Tanggung yang mempunyai kewajiban untuk sekolah,” kata Empay.

Akan tetapi pihak bibinya (Desi) yang mengasuh serta menjaganya tidak mengizinkan lantaran, dia telah diberikan amanat oleh ibunya (Mariska,red) menjaga serta mengasuh, bukan untuk sekolah dan masuk perawatan kesehatan, Tutur Empay, Rabu (4/10).

“Saya berharap dengan dibawanya Marsel dan Soni Ke Dinsos Kota Tangerang, mereka mendapat perhatian dan hidup layak, baik kesehatan serta pendidikannya,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Lurah Bugel Deni Kuncoro menuturkan, kami sudah melakukan mediasi terhadap keluarganya Mariska (orang tua Marsel dan Soni,red) agar ketiga warga bugel tersebut, untuk dititipkan kepada Dinas Sosial. Tetapi Desi (bibi Marcel dan soni,red) tetap menolak.

Dengan bantuan Binamas Karawaci, Puskesmas, TKSK, serta RT setempat kami berhasil membujuk ketiganya, walaupun ada perlawanan dari Desi, akibat mengamuk. “Mereka akan kita bawa dulu ke RSUD Tangerang guna mendapat perawatan medis setelah itu kita titipkan Ke Dinas Sosial.”

“Marcel, Soni ditelantarkan oleh Mariska (ibunya,red) karena ibunya menikah lagi untuk kedua kalinya. Sekarang Mariska tinggal di mekarsari. Lalu Marsel dan Soni di titipkan kepada Desi (bibi,red), yang ternyata mengalami ganguan jiwa,” ucapnya.

Kami pihak kelurahan dan warga sudah berusaha memberikan yang terbaik kepada ketiga warga tersebut, akan tetapi desi selalu menolak, pernah dulu Marcel mengalami kurang gizi, lalu kita bawa ke Rumah Sakit Aramah untuk mendapatkan perawatan.

Menurut Informasi bahwa Marcel dan Soni akan dibawa ke rumah singgah Yayasan Media Kasih di Ciledug. Sementara Desi akan mendapatkan penanganan khusus di Rumah Sakit Kementerian Sosial di Sukabumi. (agus)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan