Mau Tahu Perbincangan Mensos kepada Marcel dan Soni di Rumah Singgah

Tangerang, PenaMerdeka- Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial Republik Indonesia, ketika menyambangi dua anak yang ditinggal kedua orang tuanya, yaitu Marcel (3,5) dan Soni (14), sempat melakukan komunikasi dengan kedua anak malang ini di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Jalan Iskandar Muda No.1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (5/1).

Setibanya di lokasi, Khofifah bergegas langsung masuk ke ruangan tempat dirawatnya Marcel dan Soni. Khofifah yang turut didampingi oleh Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, Kepala Dinas Sosial, Rachmat Hadis, Kepala Dinas Kesehatan, Liza Puspadewi, pun langsung memulai perbincangannya dengan Soni (14), kakak dari Marcel, yang selama ini mengurus sang adik selepas ditinggal pergi orangtuanya.

Ketika di rumah singgah Dinsos Kota Tangerang tersebut Khofifah menanyakan sejumlah hal diantaranya seputar kehidupan mereka sehari-hari saat dirinya mengasuh Marcel. “Suka beli makan di mana?” tanyanya.

“Beli di warung bu,” kata Soni.
“Adiknya disuapin sama Soni?” lanjut Khofifah.
“Iya saya suapi,” jawab Soni. Di tengah perbincangan, Marcel yang tengah tertidur terbangun. Khofifah pun langsung menggendong untuk menenangkan Marcel. “Apa mainan kesukaan Marcel,?” tanyanya lagi.

“Mainan bola-bola plastik,” jawab Soni.
“Mana sini bawa bola-bolanya,” serunya kepada stafnya, yang kebetulan ikut menemani Mensos di rumah singgah sekaligus membawa beberapa hadiah untuk mereka berdua, diantaranya berupa mainan bola plastik.

Marcel pun nampak nyaman bermain dengan bola plastik kecil warna-warni yang ditaruh di atas tempat tidur, sambil dipangku Khofifah.

Selepas berbincang dengan Soni, Khofifah menyampaikan beberapa hal dihadapan para awak media yang sudah menunggunya diluar.

Menurutnya, setelah melihat kondisi keduanya, Soni dalam kondisi sehat, Marcel membutuhkan penanganan lebih lanjut, seperti terapi untuk fisiknya, agar fungsi motoriknya semakin baik. Namun jika melihat kondisi awal saat ditangani Dinas Kesehatan Kota Tangerang sejak Mei 2015 sebelum dibawa ke rumah singgah, kondisi fisiknya yang saat itu lemah, saat ini sudah jauh lebih baik.

“Kami perlu tingkatkan lagi kondisi kesehatannya. Akan dilakukan diagnosa lanjutan, guna mengetahui tindakan medis yang tepat bagi Marcel,” tuturnya.

Dirinya sudah berbincang dengan wakil wali Kota Tangerang, Kadinsos dan Kadinkes, jika memang diizinkan, Marcel akan kami rawat lebih lanjut dan kemungkinan akan dirawat di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus, Jakarta Timur. Khofifah menambahkan, dari pembicaraannya dengan Soni, dia menginginkan tinggal bersama ibunya dan ingin kembali sekolah.

“Nanti akan dilakukan mediasi dengan ibunya, untuk mengembalikan Soni dan Marcel, karena sesuai aturan pada undang-undang perlindungan anak, prioritas pengasuhan itu berada pada orang tua,” katanya.

Yang penting, bagaimana kita memenuhi kebutuhan anak, yang terbaik bagi mereka, bukan bagi kita. Soni ingin melanjutkan sekolah dan tinggal dengan ibunya, ya sesegera mungkin kita upayakan. “Kami juga ucapkan terima kasih atas penanganan dilakukan Pemkot Tangerang selama ini kepada Soni dan Marcel,” ucapnya. (agus/hms)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan