Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Gedung Putih AS Isaratkan Bahas Issu Palestina dengan Israel

0 71

WASHINGTON,PenaMerdeka – Dua Negara antara Amerika Serikat (AS) dan Israel semakin akan menjalin kerja sama ditandai akan bertemunya Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, pada Rabu (15/2) waktu setempat merupakan pertemuan pertama Trump-Netanyahu sejak pelantikan 20 Januari.

Pertemuan Trump dan Netanyahu direncanakan diperkirakan akan membahas sejumlah isu Timur Tengah seperti konflik Suriah, nuklir Iran dan konflik Israel-Palestina, termasuk aktivitas pembangunan permukiman Yahudi dan apakah negara Palestina akan bisa terbentuk.

Seperti dilansir Reuters bahwa Netanyahu tiba di Gedung Putih Washington DC pada Senin (13/2) malam waktu setempat. Sepanjang Selasa (14/2), Netanyahu menghabiskan waktu bersama para penasihat seniornya untuk mempersiapkan topik pembahasan dengan Trump.

Para staf dan penasihat senior mengharapkan tidak ada perbedaan pendapat yang signifikan di antara Trump dan Netanyahu. Perhatian juga akan terarah pada bahasa tubuh keduanya.

Trump dan Netanyahu telah saling mengenal sejak tahun 1980-an, namun Trump diketahui memiliki kecenderungan untuk menyalami setiap orang dengan gerakan mendominasi.

Pihak Gedung Putih sejak dipimpin Trump terus menyuarakan retorika pro-Israel. Dia bahkan berjanji akan memindahkan Kedubes AS untuk Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Namun janji ini tampaknya tidak akan terwujud segera, setelah pemerintahan Trump mendapat peringatan dari berbagai pihak termasuk Raja Yordania, Abdullah, bahwa langkah itu berpotensi memicu konflik.

Reuters menyebut, pertemuan Trump-Netanyahu pada Rabu (15/2) akan menjadi pertemuan penting untuk kejelasan hubungan AS-Israel di masa mendatang.

Para staf dan penasihat senior Gedung Putih mengharapkan tidak ada perbedaan pendapat yang signifikan di antara Trump dan Netanyahu. Perhatian juga akan terarah pada bahasa tubuh keduanya.

Trump dan Netanyahu telah saling mengenal sejak tahun 1980-an, namun Trump diketahui memiliki kecenderungan untuk menyalami setiap orang dengan gerakan mendominasi. (deden/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...