Pesawat Telepon Milik Adolf Hitler Terjual Rp 3,3 Miliar

0 44

WASHINGTON, PenaMerdeka – Sebuah pesawat telepon milik Adolf Hitler sang diktator Jerman saat PD II, dalam acara lelang terjual dengan harga $ 243.000 US, atau setara hampir Rp 3,3 miliar .

Berita ini dilansir rumah lelang di Washington DC, Amerika Serikat, sebagai penyelenggara lelang tersebut, Minggu (19/2).

Penyelenggara lelang Alexander Historical Auctions menyebutkan telepon ini adalah ‘pembawa maut’ di masanya, Namun demikian, pihak rumah lelang tidak mengungkap identitas pemenang lelang itu.

Diberitakan sebelumnya, pesawat telepon milik Adolf Hitler ini diprediksi akan terjual kisaran $ 200.000 US hingga $ 300.000 US, dari patokan harga awal saat lelang sebesar $ 100.000 US.

Dalam lelang kali ini, perusahaan lelang yang berkedudukan di Maryland itu menawarkan lebih dari 1.000 barang.

Tingginya harga barang yang dilelang, menurut Andreas Kornfeld dari rumah lelang Alexander, kepada AFP ditentukan oleh sejumlah faktor, diantaranya adalah kelangkaan dan keunikannya.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, menurut rumah lelang “Ini bukan telepon kantor biasa,” tulisnya.

Lebih lajut dituliskan “Benda ini merupakan alat komunikasi yang dipakai Hitler untuk melakukan penghancuran.” lanjutnya.

Pada zamannya, pesawat telepon milik Adolf Hitler ini selalu dibawa Adolf Hitler saat bepergian. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan komunikasi dengan para komandan militer bawahannya.

Ditemukan pada sebuah bungker Hitler di Berlin pada 1945, telepon ini merupakan pemberian dari pasukan Jerman atau Wehrmacht yang menyerah kepada serdadu Uni Soviet saat dilakukan penyerbuan.

Seorang perwira Tentara Merah kemudian memberikan telepon itu kepada seorang perwira Inggris bernama Sir Ralph Rayner sebagai hadiah.

Pada bagian badan pesawat telepon milik Adolf Hitler terdapat cetakan lambang Partai Nazi dan tulisan nama Adolf Hitler dibawahnya.

Bentuk khusus pada telepon tersebut yaitu sebelum bisa diangkat dari tempatnya, gagang telepon harus diputar 60 derajat. Ini merupakan salah satu fitur yang terpasang agar gagang telepon tak mudah terlepas saat dibawa bepergian baik dikendaraan bermotor maupun di kereta api. (herman/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...