Walikota Klaim tak Intervensi Kasus Dugaan Pungli BPBD Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Menanggapi kasus dugaan pungli BPBD Kota Tangerang, Arief R Wismansyah Walikota Tangerang mengatakan pihaknya sangat menghargai proses hukum dan tak akan menginterfensi Kejakasaan Negeri (Kejari) Tangerang.

“Kita hargai proses hukum yang sedang berjalan. Saya tidak mau menginterpensi proses hukum yang sedang berjalan itu,” ujar Arief saat ditemui selesai rapat paripurna di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (7/03) kemarin.

Dirinya juga menegaskan, apabila nantinya salah satu pejabat yang terlibat dugaan pungli BPBD Kota Tangerang yang sudah diperiksa Kejari dan statusnya naik dari saksi menjadi tersangka pihaknya bakal memberikan sanksi tegas terhadap pegawainya, sesuai dengan aturan kepegawaian yang ada.

“Kita berikan sanksi sesuai kepegawaian, jika dalam proses kasus hukum itu statusnya sudah naik tersangka. Bisa di nonjobkan,” tegasnya.

Menurutnya, ini menjadi catatan Pemkot karena kalau kasus pungli BPBD Kota Tangerang sebelumnya juga pernah menimpa di Dinas ini, untuk kedepannya akan didorong agar proses pemungutan retribusi itu dilakukan secara online.

Supaya lebih transparan dan permudah masyarakat dalam melakukan pengajuan sertifikat kelaikan gedung yang dikelurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

“Ini menjadi catatan bagi kita semua. Karena sudah berulang kali pejabat di BPBD itu tersangdung kasus hukum,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Tangerang telah periksa empat pejabat BPBD terkait dugaan pungutan liar sertifikat kelaikan gedung di Kota Tangerang. (herman)

Disarankan
Click To Comments