Efek Program Usaid Prioritas, Praktik Mengajar Guru Jadi Simple

0 479

BANTEN,PenaMerdeka –Usaid Prioritas Banten secara bergiliran telah menutup program pendidikan untuk wilayah Kabupaten Pandeglang, Kamis (20/4) dan Kabupaten Lebak pada Jumat (21/4). Adanya program yang sudah berjalan 5 tahun pelaku didik mengaku praktik mengajar guru di sekolah menjadi lebih simple.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut mengundang Bupati dan stake holder Pemda setempat, seluruh Kepsek mitra program Usaid Prioritas, pengurus KKG/MGMP, Kemenag serta Kepala UPT tingkat Kecamatan.

Dalam kesempatan ini, pertemuan juga mendiskusikan rencana keberlanjutan peningkatan mutu praktik mengajar guru di tingkat SD/MI, SMP/MTs. Selanjutnya, para pemangku kepentingan di Banten seperti Asda II Bidang Ekbang Kesra Pemkab masing-masing memberikan apresiasi kepad pejuang pendidikan yang telah meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.

“Dulu sebelum bergabung dengan Usaid Prioritas, saya tidak paham bagaimana mengajar IPA yang menarik untuk siswa. Sekarang setelah mendapat bimbingan metode praktik mengajar guru dengan melibatkan siswa di kelas tidak perlu harus banyak berbicara atau cerah di kelas,” kata Eutik Sobariyah (21/4), salah seorang kepala sekolah di kecamatan Mandalawangi, Pandeglang.

Dan ia mengklaim kemampuan itu sesudah mendapat pelatihan dari program Usaid Prioritas. Artinya kata Eutik mengungkapkan, program yang diberikan sangat bermanfaat, alhasil pembelajaran jadi menyenangkan, menarik dan siswa dapat menemukan sumber belajar sendiri.

Seperti diketahui, sejak 2012, Usaid Prioritas telah bekerja bersama 7 pemerintah kabupaten di Banten untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Serang.

Kemitraan ini melibatkan 94 sekolah dan madrasah mitra, 35.887 siswa, dan 2.257 guru dan tenaga kependidikan lainnya yang telah merasakan manfaat program USAID Prioritas.

Untuk mendiseminasikan modul pelatihan kepada non mitra di Banten, telah dilaksanakan replikasi pelatihan yang melibatkan 2.584 sekolah, 20.785 guru, 2.756 kepala sekolah dengan anggaran sebesar Rp 2.885.164.000. sehingga saat ini program Usaid Prioritas secara keilmuan pendidikan telah membantu siswa dan praktik mengajar guru. (RA)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...