Akhirnya Kejari Tangerang Tetapkan Tersangka Kasus Pungli SLF

by 2017-05-15 0 comments

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Akhirnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang telah menetapkan seorang tersangka dibalik dugaan kasus pungli SLF yang dilakukan oleh oknum Pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang. Hal tersebut diutarakan Tengku Firdaus Kasipidsus Kejari Tangerang.

“Sudah dalam tahap penetapan tersangka untuk kasus dugaan pungutan liar (Pungli) Sertifikat Layak Fungsi (SLF) pada bangunan atau gedung tersebut,” kata Firdaus, Senin (15/5).

Untuk saat ini, dirinya mengaku baru menetapkan satu oknum pejabat di BPBD Kota Tangerang yang diduga terlibat dalam kasus pungli SLF ini.

“Oknum pejabat BPBD yang kami tetapkan menjadi tersangka berinisial AFN seorang mantan Kabid di BPBD Kota Tangerang,” ucapnya.

Ditetapkannya AFN menjadi tersangka tersebut lanjut Firdaus masih akan tetap melihat perkembangannya kedepan. Artinya kemungkinan akan ada calon tersangka lain.

“Saya belum bisa menceritakan terlalu jauh, pada intinya kita sudah menetapkan satu tersangka kasus pungli SLF ini,” ungkap Firdaus.

Baca juga:  Kejari Tangerang Tahan Tersangka Kasus Dugaan Pungli BPBD

Menurut Firdaus, oknum pejabat yang ditetapkan menjadi tersangka masih terindikasi memungut biaya SLF kepada pengusaha atau pemilik bangunan tanpa dasar hukum.

“Dalam Perwalnya sendiri itu kan penertiban SLF itu tanpa dipungut biaya, namun sama oknum ini dimanfaatkan untuk mendapatkan uang dari penerbitan sertifikasi tersebut,” tambahnya.

Untuk jumlah uang yang dipungut oleh oknum pejabat tersebut dari hitungan sementara itu terhitung ada sekitar Rp. 380 juta dari sekitar 24 perusahaan swasta.

Sementara, untuk pengalihan tugas pokok fungsi yang dilakukan oleh Irman Pujahendra Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang itu menjadi kajian pihak Kejaksaan Negeri Tangerang.

“Kok bisa delegasikan walupun beralasan masalah kebijakan nanti menjadi pertimbangan kita juga, karena di SOTKnya sendiri itu ada pokok dan funsinya yang seharusnya menjadi tanggung jawab dan tugas dari Kabid PK yang sudah ditetapkan. Sementara dalam kasus pungli SLF ini ini dialihkan ke pejabat yang lain,” pungkasnya. (herman)

Baca juga:  Walikota Klaim tak Intervensi Kasus Dugaan Pungli BPBD Kota Tangerang
kompetisi potret Banten

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.