Disebut Kelompok Teroris, Ikhwanul Muslim Arab Protes

ikhwanul muslim arab mesir

KAIRO,PenaMerdeka – Sejumlah kelompok Ikhwanul Muslim Arab murka disebut sebagai teroris. Ia mengencam keras kepada pemerintah Arab Saudi karena menyebut mereka sebagai kelompok teroris.

Respon ini menyusul karena sebelumnya ada pernyataan yang dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir.

“Ikhwanul muslim mengencam dengan kemarahan yang mendalam. Tuduhan tersebut diratakan terhadap kelompok tersebut oleh para pejabat Saudi,” ujar Ikhwanul Muslim, yang dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (8/6).

Seperti diketahui, kemarin (7/6/2017) Jubeir meminta agar Qatar menghentikan dukungan terhadap organisasi Islam tertentu. Dengan menyebut Ikhwanul Muslimin Arab dan Hamas Palestina yang disebut sebagai kelompok teroris.

Keputusan Arab Saudi memutuskan hubungan dengan Doha yang tak ditunjukan untuk merugikan Qatar. Namun, untuk memaksanya memilih antara Arab Saudi dan kelompok ini.
Sejak penggulingan Mohamed Morsi, Presiden pertama yang terpilih bebas di Mesir dikatakan adalah pimpinan Ikhwanul Muslimin.

Dalam sebuah kudeta militer 2013, kelompok tersebut telah dilarang di Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Ketiga negara tersebut memasukan Ikhwanul Muslim Arab murka karena disebut sebagai teroris. (hisyam/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan