kanal partai gerindra

Ini Kisah Asmara Gembong Narkoba Jaringan Lapas yang Ditembak Mati Polisi

0

asmara gembong narkoba ditembak

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Selalu ada kisah setiap dalam peristiwa apapun. Ternyata jalinan asmara gembong narkoba yang ditembak mati jajaran Polrestro Tangerang menanggalkan sebuah drama percintaan antara Cindy (21) dengan Hendra (34).

Seperti diberitakan sebelumnya, Hendra berhasil dilumpuhkan hingga tewas ditembus timah panas di dadanya di Jalan Pemuda, kawasan Lapas Pemuda pada Senin (7/8/2017) kemarin lantaran bandar narkoba tersebut berusaha kabur ketika akan disergap polisi.

Selain Hendra, aparat juga mengamankan kroni – kroninya. Termasuk Cindy dengan barang buktinya yang merupakan kekasih kisah asmara gembong narkoba ini dalam rilis yang dikeluarkan Polres Metro Tangerang Kota diciduk polisi di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (6/8/2017).

Ia kedapatan tertangkap tangan ada sebanyak 11 paket barang haram jenis sabu. Berbarengan pengungkapan kasus ini polisi berhasil menangkap remaja Aldi (24) dan Kaesar (19) serta tersangka lainnya yakni Sudarso (27).

Cindy disebutkan lama berkecimpung dalam bisnis barang haram tersebut. Ia menjalin asmara dengan Hendra yang sudah menjadi gembong narkoba selama kurun waktu 10 tahun lamanya.

“Saya pacarnya. Kenal sudah lama, tapi baru beberapa bulan ini ketemu dia (Hendra) lagi,” ujar Cindy pelan, saat ditemui di Mapolrestro Tangerang pada Senin (7/8/2017) kemarin.

Cindy mengaku sebelum terlibat jalinan asmara gembong narkoba, ia pernah membangun bahtera rumah tangga dengan pria lain, tetapi dalam perjalananya kandas.

“Saya sudah pisah sama suami, kemudian ketemu lagi sama dia dan mulai berhubungan,” ucapnya dengan bibir tertutup masker.

Cindy mengatakan, saat bersama suami sebelumnya ia dikaruniai satu orang anak. Tetapi lantaran terdesak ekonomi ia berpisah dengan suami pertamanya. Cindy merasa terpepet untuk menghidupi buah hatinya, karena saat itu Cindy membeberkan dirinya belum bekerja.

“Anak saya masih kecil, makanya saya pilih jalan hidup ini (jual sabu) pasalnya karena untuk menutupi biaya hidup,” ucapnya sungkan.

Ia menjajakan barang laknat tersebut kepada teman – teman dekatnya. Marketnya di wilayah Tangerang dan Jakarta.

“Saya dapat barang itu dari Hendra yang juga kasih asmara gembong narkoba. Dan saya juga mengenalkan dia dengan orang – orang yang membeli barang ini,” papar Cindy. (redaksi)

Zulfikar Demokrat
Baca Berita Lainnya
Puji Rahman Hakim Perindo

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

ut sed diam felis Sed neque. ut