Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Profesor Islam AS Sangsikan Lafadz Allah di Pakaian Viking Kuno

penemuan lafadz Allah di pemakaman viking

TEXAS,PenaMerdeka- Pekan lalu, dunia dihebohkan dengan adannya temuan arkeolog Swedia yang mengatakan bahwa mereka menemukan lafadz Allah disulam menjadi pakaian di pemakaman Viking kuno. Temuan tersebut masih diragukan oleh para ahli yang mengklaim bahwa tidak masuk akal jika tulisan tersebut ialah bahasa Arab.

Temuan Annika Larsson, yang menyimpulkan jika prasasti tersebut adalah bukti kebiasaan pemakaman Viking dipengaruhi oleh ajaran Islam dan gagasan itu tentang kehidupan kekal di surga setelah kematian. Dilaporkan secara luas minggu lalu sebagai temuan pertama dalam sejarah.

Namun, temuan Lafadz Allah ini disangsikan oleh Profesor Associate of Islamic Art and Architecture di University of Texas, Stephennie Mulder. Menurut Mulder ada sejumlah masalah perbedaan periode yang sangat serius.

Mulder pun menjelaskan bahwa naskah Kufi tidak ada sama sekali pada masa Viking kuno dan bahkan jika memang demikian, naskah tersebut tetap tidak berarti apapun dalam bahasa Arab seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (18/10/2017).

Mulder menambahkan bahwa, klaim Larsson ialah berdasarkan ekstrapolasi, bukan bukti nyata. Ia mengutip seorang spesialis tekstil, Carolyn Priest-Dorman, yang menulis jika penafsirannya didasarkan pada perpanjangan pola, bukan pola yang ada pada pakaian tersebut.

Analisis pendeta-Dorman dan Mulder merinci sebagaimana teks-teks tersebut mengatakan lafadz Allah hanya jika dia menganggap bahwa kain sulaman tersebut awalnya dua kali lebih lebar seperti sekarang dan pola itu direplikasi dengan cara tertentu. Hal ini menyebabkan Mulder menyatakan bahwa ekstensi Larsson adalah sepenuhnya berspekulasi. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.