Gerindra Ads

Turki Kutuk Keras Tindakan China Terhadap Etnis Muslim Uighur

0 273

ANKARA,PenaMerdeka – Pemerintah Turki mengutuk keras tindakan China terhadap etnis Muslim Uighur yang oleh Ankara dianggap sebagai tindakan memalukan bagi umat manusia.

Ankara juga mendesak China agar segera menutup “kamp-kamp konsentrasi”, tempat lebih dari 1 juta warga Uighur ditahan.

Hami Aksoy, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, bukan rahasia bahwa China sewenang-wenang menahan lebih dari satu juta warga Uighur di kamp yang jadi sorotan masyarakat internasional.

Aksoy menyatakan populasi Muslim Turki menghadapi tekanan dan “asimilasi sistematis” di China barat.

“Bukan rahasia lebih dari 1 juta orang Turki Uighur terkena penangkapan sewenang-wenang, menjadi sasaran penyiksaan dan pencucian otak politik di pusat konsentrasi dan penjara,” kata Aksoy, Senin (11/2/2019).

“Kami mendesak kepada pihak berwenang China untuk menghormati hak asasi manusia fundamental Turki Uighur dan menutup kamp konsentrasi,” lanjutnya.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga pernah menuduh China melakukan genosida, tetapi sejak itu menjalin hubungan diplomatik dan ekonomi yang lebih dekat dengan Beijing.

Wilayah Xinjiang China merupakan rumah bagi sekitar 10 juta warga Uighur. Kelompok Muslim Turki, yang berjumlah 45 persen dari populasi Xinjiang, telah menuduh pemerintah China melakukan diskriminasi budaya, agama dan ekonomi.

Mempraktikkan Islam dilarang di beberapa wilayah China, termasuk salat, puasa, menumbuhkan janggut dan mengenakan jilbab bagi wanita Muslim. Mereka yang melanggar menghadapi ancaman penangkapan. (uki)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...