Kasus Pembunuhan Tari Sang Pemandu Karaoke Terungkap, Pelanggan Ingin Kuasai Harta Korban

0 2.083

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Kasus pembunuhan Sulastri alias Tari (27) akhirnya terungkap setelah polisi menangkap Agus Susanto (37). Dia disebutkan sebagai pelaku pembunuhan di kediaman Tari di Apartemen Habitat, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Motif pembunuhan yang dilakukan Agus usai mengencani korban yang berprofesi sebagai pemandu karaoke karena tergiur dengan harta dan barang-barang korban.

Menurut keterangan polisi bahwa CCTV yang berada di apartemen tempat tinggal korban menjadi penunjuk awal kasus pembunuhan.

“Dia diamankan karena berdasarkan CCTV,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdi Irawan kepada wartawan di kantornya, Tangsel, Senin (13/5/2019).

Dari rekaman CCTV itu, diketahui bahwa tersangka datang ke Apartemen Habitat Tower C pada Sabtu (12/5/2019).

“Setelah ditahan, didapat keterangan dari tersangka bahwa motifnya karena ingin menguasai barang barang berharga milik korban, berupa uang tunai Rp 5 juta dan 2 unit HP. Ini yang menjadi motif tersangka melakukan perbuatan tersebut,” terang Kapolres.

Menurut Kapolres, pihaknya juga mengetahui bahwa Agus adalah orang terakhir yang bertemu dengan korban sebelum kematiannya. Hal ini diperoleh dari komunikasi ponsel korban.

“Kemudian berdasarkan penelitian dari HP korban, dia adalah orang yang terakhir bertemu korban, yang ternyata orang yang janjian bertemu dengan korban untuk bertemu di apartemen tersebut,” lanjutnya.

Tersangka dan korban sudah janjian bertemu di apartemen diduga untuk transaksi jasa prostitusi.

“Hubungan pelaku dengan korban ini adalah, awalnya janjian untuk melakukan kencan di apartemen TKP,” jelas Ferdi.

“Pengakuan tersangka, biayanya Rp 400 ribu sekali kencan,” ucapnya.

Korban ditemukan tewas oleh kekasihnya, Andra (30) pada Sabtu (12/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum ditemukan tewas, Andra bersama dengan Tari di apartemen itu.

Andra lalu meninggalkan Tari ketika sedang tidur, pada pukul 09.00 WIB. Dia lalu pergi memancing bersama temannya.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Andra sempat menerima pesan dari sang kekasih. Dalam pesan itu, korban memberitahukan kepada Andra bahwa dirinya sedang menerima ‘tamu’.

Andra sempat membalas pesannya itu, tetapi tidak dijawab. Hingga akhirnya pada pukul 19.00 WIB, Andra menemukan pintu kamar apartemen sudah rusak dan korban meninggal dunia dalam keadaan tanpa busana. (ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Pilkada Tangsel 2019
Disarankan
Loading...