KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Dibongkarnya delapan (8) pelaku order fiktif GoJek dan GoCar modus driver hingga penumpang fiktif tapi terdaftar, di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada (15/7/2019), meninggalkan cerita sedih.

Dari beberapa keluarga tersangka (tsk), salah satunya Achmad Arif Febi Ruchyadi (AAFR) umur 28 tahun, ada kisah sedih tersendiri saat ditemui wartawan, Selasa (23/7/2019) malam.

Atas perbuatan tsk, disangkakan pasal 35 juncto pasal 51 ayat (1) dan atau pasal 33 Undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 atas perubahan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau pasal 378 KUHPidana.

Pihak keluarga menceritakan sosok AAFR yang saat ini sedang mendekam di Polres Tangsel.

Patini (65) nenek AAFR, mengatakan bahwa ia cucu pertama yang sangat bertanggung jawab dengan keluarga.

Dengan kehidupan yang sederhana, Patini merasa sangat bangga dengan cucunya.

“Dia anaknya baik, ngga pernah berbuat masalah di keluarga,” tuturnya sembari menangis, dikediamannya wilayah Kelurahan Jombang Ciputat, Tangsel.

Saat ditanya mengenai pendapatannya AAFR dari pekerjaannya sebagai driver online, sang nenek menjelaskan bahwa yang diterima tidak seberapa karena pendapatannya tidak menentu.

“Dia kalau pulang dapet duit ya suka bagi-bagi adiknya tiga orang buat beli es, ya buat jajan-jajan mah ada,” tuturnya.

Selain itu, sang nenek juga menjelaskan kalau cucunya bekerja tidak menggunakan modalnya sendiri, baik dari kendaraan, bensin dan uang makan.

“Iya dia mah, kan pakai mobil saudaranya, boleh ngeredit juga diambilin sama sodaranya, udah gitu dia juga yang bayar setoran mobilnya dari hasil narik,” paparnya.

Pun, disampaikan juga oleh adik sepupu AARF bernama Gian (22), yang menyebut tidak mengetahi apakah kakaknya (red, AAFR) mendapatkan tunjangan dan asuransi dari perusahaan yang ia jalankan.

“Saya ngga tahu abang saya itu dapet tunjangan atau asuransi atau tidak, tapi yang saya tahu kayanya ngga dapat, semua modal sendiri, dari kredit kendaraan, uang bensin, sampai makan dia sehari-hari,” kata dara muda ini. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *