Pemprov DKI Gaungkan #200Taman2JutaTanaman

JAKARTA,PenaMerdeka – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini tengah gencar meningkatkan kualitas hidup warga dan melenyapkan polusi udara tidak main-main dengan gerakan #200Taman2JutaTanaman.

Kebijakan pembatasan kendaraan lewat Ganjil Genap (Gage) dan menghadirkan moda transportasi massal yang nyaman seolah belum cukup.

Pemprov DKI Jakarta juga tengah membangun infrastruktur publik sebagai ruang ketiga bagi masyarakat Ibu Kota. Ruang ketiga merupakan tempat berinteraksinya masyarakat, antara lain taman kota berupa Taman Maju Bersama (TMB) atau ruang terbuka hijau (RTH) lainnya.

Sementara untuk mengurangi polutan, Pemprov DKI Jakarta menanam 100.000 bunga bougenville di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin sebagai wujud penerapan Ingub Nomor 66 Tahun 2019

Salah satu isi Ingub itu, yakni mendorong adopsi prinsip bangunan hijau atau green building oleh seluruh gedung melalui penerapan insentif dan diinsentif.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan langkah awal Pemprov DKI untuk mengendalikan kualitas udara di Jakarta.

Dalam Ingub tersebut, Gubernur Anies menggalakkan penanaman tanaman berdaya serap polutan tinggi mulai pada tahun 2019, hingga menekankan para pengelola gedung untuk untuk menerapkan prinsip green building.

Beberapa tanaman yang ditekankan untuk massif ditanam tersebut misalnya adalah bougenville, tabebuya, sansiviera (lidah mertua), dan sirih kuning.

Kolaborasi dengan masyarakat juga diintensifkan, antara lain gerakan #200Taman2JutaTanaman untuk melibatkan beragam instansi dan komunitas warga di bidang lingkungan hidup.

Hingga September 2019, progres penanaman tanaman hias telah mencapai 339.590 tanaman dan penanaman pohon mencapai 6.787 pohon.

“Pilihan tanaman Bougenville ini karena tanaman dengan serapan polusi udara kategori tinggi. Harapannya semua kawasan di Jakarta ditanami tanaman-tanaman yang relevan dengan kawasannya,” ungkap Anies.

Hadirnya beragam taman kota yang telah, sedang, dan terus dilakukan pembangunannya tersebut, membuktikan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk meng­implementasikan Ruang Ketiga yang nyaman bagi warganya.

Gubernur Anies menyebutkan, kewenangan membangun dan kemampuan anggaran pembangunan taman kota ada di Pemprov, tetapi ide dan solusi yang dibuat sesuai kebutuhan masyarakat dan bisa dari masyarakat.

Oleh karena itu, seyogianya pula menjadi tanggung jawab bersama untuk merawat taman kota yang sudah ada.

Anies juga berharap, masyarakat dapat berkontribusi dalam perawatan tanaman tersebut sehingga pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama mengendalikan kualitas udara di Jakarta.

“Sesudah ini (tanaman Bougenville) ditanam, bantu untuk dirawat. Ini tanaman kita, bukan tanaman pemerintah,” imbuh Anies. (deden)

Disarankan
Click To Comments