Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan Penyeludupan 13 Kilogram Narkoba

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mengagalkan penyeludupan 13 kilogram narkoba berbagai jenis melalui area kedatangan maupun keberangkatan Bandara Soetta, Kota Tangerang.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Finari Manan mengatakan, penggagalan itu adalah hasil peningkatan pengamanan menjelang akhir tahun 2019 dengan periode mulai dari 21 November hingga 8 Desember 2019.

Dari total yang digagalkan tersebut, terdiri dari 3,8 kilogram sabu, 2,4 kilogram ekstasi, 2,8 kilogram synthetic cannabinoid, 2 kilogram tembakau gorilla dan 2,5 kilogram ketamine.

“Total kasus penyelundupan ini terdiri dari enam kasus dimana, dua kasus berasal dari penggagalan melalui kargo dan empat kasus lainnya dari bawaan penumpang. Dan dari kasus ini pun kita berhasil mengamankan 10 pelaku dengan rincian, lima merupakan warga negara asing dan sisanya warga negara Indonesia,” paparnya di Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soetta, Kota Tangerang, Senin, (23/122019).

Menurutnya, total penggagalan pada penyelundupan tersebut pun cukup besar. Mengingat, biasanya setiap akhir tahun para bandar narkoba akan menurunkan nilai jual barang haram tersebut.

“Biasanya, jelang akhir tahun mereka akan menurunkan harga jual dan bisa dibilang, mereka ini melakukan sale atau diskon. Dan mayoritas, ini terjadi pada barang-barang yang berasal dari luar negeri seperti Amerika, kemudian dikirim ke Indonesia dengan tujuan Bali, Jakarta dan Surabaya,” ujarnya.

Berbagai modus pun dilakukan para penyelundup barang haram tersebut, seperti metode swallow, pengiriman melalui kargo hingga menyamarkannya melalui kemasan makanan dan minuman ringan.

Seperti salah satu kasus yang berhasil digagalkan pihaknya. Dimana, seorang WNA yang berasal dari China dengan inisial TL harus diamankan setelah berusaha menyelundupkan narkotika jenis ketamine sebanyak 2,5 kilogram melalui Terminal 2, Bandara Soetta.

Yang mana, barang tersebut disembunyikannya didalam sachet minuman dan makanan ringan.

“Adanya hal ini pun, tentu kita akan melakukan peningkatan keamanan disetiap area Bandara Soetta. Sementara, untuk kasus ini pun terus kita kembangkan, sedangkan para pelaku akan dibawa pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Nantinya, para pelaku pun akan dikenakan Undang-Undang 35 tahun 2019 tentang narkotika dengan hukuman mati atau seumur hidup dan denda maksimal Rp10 miliar. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments