Korban Banjir Tangerang Ngeluh Soal MCK di Posko Pengungsian

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Korban Banjir di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang yang mengungsi di Masjid Al Irsyad meminta pemerintah sediakan tempat Mandi Cuci Kakus (Mck).

Pasalnya, tempat Mck yang ada di masjid tersebut hanya satu, dan yang lebih parah lagi, toilet tersebut tidak bisa digunakan karena rusak.

“Disini Mcknya cuma satu mas, terus toiletnya juga engga bisa dipakai, jadi kalau mau buang air besar harus cari tempat lain,” kata Toni Wibisono warga Perumahan Ciledug Indah 1, Kamis (2/1/2020).

Toni mengungkapkan, selain Mck, keberadaan air bersih juga sangat diperlukan. Sebab kata dia, air di posko pengungsian masjid Al Irsyad juga terbatas, hanya bisa digunakan untuk wudhu saja.

“Air sih ada, cuma paling buat wudhu saja, karena disini cuma ngandelin mesin air yang ada di masjid saja. Kita bingung, kan disini banyak anak kecil juga, jadi buat buang hajat susah,” ungkap Toni

Sementara, Jayani, salah satu pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Irsyad mengatakan, kerusakan Mck sudah terjadi sejak tiga hari lalu sebelum masjid tersebut dipakai untuk posko pengungsian.

Kendati begitu, pihak DKM sudah berusaha mencoba untuk menghubungi mobil tinja.

Namun sampai saat ini, mobil penyedot kotoran tersebut belum juga datang untuk membetulkan mck yang rusak.

“Disini kamar mandinya satu, terus toilet juga lagi rusak. Kita sudah hubungin mobil tinja, tapi belum ada yang bisa dateng mas,” pungkas Jayani.

Untuk diketahui, korban banjir yang mengungsi di masjid Al Irsyad sebanyak 93 Kepala Keluarga terdiri dari 479 jiwa, dengan jumlah Balita 49, dan pengungsi lanjut usia sebanyak 50 orang.

Menurut Asani, staff Kelurahan Pedurenan, korban banjir yang mengungsi di Masjid Al Irsyad terdiri dari warga Perumahan Ciledug Indah 1-2, kampung Poncol dan warga dari kampung Plered Pedurenan.

Selain kebutuhan Mck dan air Bersih, Asani mengungkapkan, para pengungsi masih membutuhkan bantuan berupa kebutuhan balita dan juga perlengkapan tidur.

“Disini masih membutuhkan selimut, handuk, air masak untuk susu bayi, minyak kayu putih, minyak telon,” tandas Asani. (ari tagor/hisyam)

Disarankan
Click To Comments