Bebas Februari 2034, Gayus Tambunan dapat Remisi Khusus Lebaran

LAPAS GUNUNG SINDUR JUGA BERIKAN LAPAS GUNUNG SINDUR JUGA BERIKQN REMISI BA'ASYIR

BOGOR,PenaMerdeka – Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat mendapat remisi khusus lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah.

Salah seorang penerima remisi adalah narapidana Gayus Tambunan yang terjerat kasus penggelapan pajak.

Seperti diketahui, sejatinya ada sebanyak 588 warga binaan di Lapas Gunung Sindur yang mendapat remisi.

“WBP (warga binaan pemasyarakatan) atas nama Gayus Tambunan (mendapat remisi khusus) 2 bulan,” kata Kalapas Gunung Sindur Mulyadi, dalam keterangannya, Minggu (24/5/2020).

Mulyadi menerangkan, selain Gayus, nama diantara 586 narapidana tercatat nama Abu Bakar Ba’asyir. Ba’asyir mengantongi remisi khusus Idul Fitri karena berkelakuan baik.

Selain itu, lanjutnya, remisi khusus diberikan narapidana ini beragama Islam, telah menjalani masa pidana minimal 6 bulan, dan tidak terdaftar dalam register F serta aktif dalam program di lapas.

Mulyadi melqnjutkan, Gayus Tambunan akan bebas pada 27 Februari 2034. Sedangkan Abu Bakar Ba’asyir akan selesai menjalani masa pidana pada 3 Januari 2022.

Sementara itu, untuk narapidana Lapas Gunung Sindur yang tidak mendapatkan remisi khusus Idul Fitri 2020, ada 247 orang. Dari penerimaan remisi khusus Idul Fitri 2020 ini, sebanyak 18 warga binaan langsung bebas.

Seperti diketahui, Abu Bakar Ba’asyir merupakan terpidana teroris yang pada sidang vonis 16 Juni 2011 dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Pada 2019, sempat ada wacana pemerintah akan memberikan pembebasan bersyarat (PB) terhadap Ba’asyir karena masalah kesehatan. Namun PB tersebut akhirnya dikaji ulang.

Sementara itu, Gayus Tambunan dihukum atas kasus yang dilakukan berlapis-lapis. Dari memanipulasi pajak, menyuap hakim, menyuap petugas LP, hingga membuat paspor palsu. (red/yud)

Disarankan
Click To Comments