Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Pemerintah Melarang Soal Eksistensi LGBT di Indonesia

0 88

Sikap pemerintah Indonesia terkait hubungan kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak memberikan ruang bagi gerakan penyuka sesama jenis tersebut.

Lantaran jika gerakan penyuka sesama jenis ini sampai melakukan ajakan untuk bergabung dengan kelompoknya, pemerintah kata Johan Budi, Juru Bicara Kepresiden, pada Kamis (11/8) kepada wartawan ia menyebut akan melarangnya.

Lebih lanjut Johan Budi meskipun bahwa negara berkewajiban penuh melindungi setiap warganya tanpa memandang orientasi seksualnya, tetapi arus bisa dibedakan.

“Sebagai warga negara siapa pun tentu akan dilindungi hak-haknya oleh negara termasuk perlindungan jika mereka mengalami kekerasan, jadi tidak melihat kecenderungan seksualitasnya,” kata Johan.

Johan kembali menegaskan, kalau LGBT diartikan sebagai gerakan untuk mempengaruhi pihak lain misalnya untuk mengikuti menjadi seperti mereka, maka itu tidak dibenarkan dan tidak ada ruang di sini.

Seperti diketahui, perkara LGBT kini tengah digugat ke MK. Beberapa akademisi ingin supaya negara lebih tegas kepada kelompok LGBT.

12 Akademisi yang tergabung dalam Aliansi Cinta Keluarga (ACK) memohon Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menafsir ulang pasal homoseks dan kumpul kebo dalam KUHP. Pemohon ingin dunia tahu bahwa Indonesia memiliki hukum yang jelas.

Sidang di MK itu digelar atas permohonan Prof Dr Euis Sunarti, Rita Hendrawaty Soebagio SpPsi MSi, Dr Dinar Dewi Kania, Dr Sitaresmi Sulistyawati Soekanto, Nurul Hidayati Kusumahastuti Ubaya SS MA, Dr Sabriaty Aziz. Ada juga Fithra Faisal Hastiadi SE MA MSc PhD, Dr Tiar Anwar Bachtiar SS MHum, Sri Vira Chandra D SS MA, Qurrata Ayuni SH, Akmal ST MPdI dan Dhona El Furqon SHI MH. (yuyu/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...